Seputar Pertanyaan Warinussy Terkait TVRI Stasiun Papua Barat

TIFACENDERAWASIH.com – Peresmian Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) Papua Barat di saat peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28/10/2020 oleh Presiden Joko Widodo menimbulkan pertanyaan dibeberapa kalangan rakyat di Manokwari dan Papua Barat, ungkap Yan Christian Warinussy kepada media ini, (28/10).

Pertanyaan pertama terang Warinussy, tentang apakah TVRI Stasiun Papua Barat sudah punya gedung kantor sendiri? Kalau belum punya gedung sendiri, apakah dengan jam operasi 4 (empat) jam sehari TVRI Papua Barat sudah punya gedung studio sendiri .. ? Ataukah masih sewa/kontrak/pinjam pakai .. ? Kedua, jika benar TVRI Papua Barat memakai beberapa peralatan bekas Papua Barat Televisi, bagaimana tata cara atau proses administrasi pinjam pakai dan atau alih statusnya secara hukum.

“Apakah proses tersebut sudah diketahui oleh DPR Papua Barat, khususnya Komisi I yang membidangi hal-hal tersebut ..?, “ucap Yan dengan nada tanya.

“Sesuai data yang dihimpun oleh unit investigasi korupsi Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari memperoleh data bahwa pada tahun 2018 sesungguhnya ada “perintah” pembenahan PBTV, tapi sayang sekali karena tidak dilakukan pembenahan tersebut, “terangnya

Padahal ada dana untuk pembenahan tersebut yang diperkirakan berjumlah 400 juta rupiah, “lanjutnya.

Pungkas Yan, hingga saat ini belum dilakukan audit sama sekali dan belum dibentuk badan hukum serta Direksi Papua Barat TV tersebut.

(Richard)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here