Organisasi Remaja Masjid Babusalam Belajar Wirausaha di PT. Harvest Pulus Papua

Merauke,- Organisasi remaja masjid Babusalam kabupaten Merauke melakukan pesantren kilat selama 2 hari dengan agenda kewirausahaan, kagiatan yang diikuti sebanyak 55 remaja ini dipusatkan di PT.Harvest Pulus Papua, kampung Marga Mulya distrik Semangga, kabupaten Merauke.

Pembina organisasi remaja masjid Babusalam Sunandar mengatakan, alasan dirinya memberikan pendidikan kewirausahaan kepada peserta guna menambah ilmu kepada peserta yang sudah terlihat potensinya di bidang peternakan ayam secara khusus ayam petelur.

“Kami sengaja memmilih salah satu peternakan ayam yakni di PT.Harvest Pulus Papua karena peternakan ini adalah peternakan yang terbesar di Meraume dan paling ketat dalam pengamanan mulai dari bio security hingga pengolahan limbah yang sangat modern, kenapa saya bilng karena kita masuk di areal peternakan tidak tercium bau kotoran padahal ini perusahaan ternak ayam terbesar,” kata Sunandar kepada Tifa Cenderawasih, Selasa (27/04).

Lanjutnya, dari hal itu dirinya selaku pembina ingin memberikan pendidikan kepada pesertanya agar betul-betul paham cara beternak ayam berskala besar agar tidak merugikan orang lain dan diri sendiri. Pesantren kilat yang diagendakan disetiap tahun ini mengikuti sesui bakat atau potensi yang dimiliki setiap peserta.

“Kita ingin mereka ini paham bagaimana cara mengelolanya dan bagaimana menjadi pengusaha yang profesional, kita sudah harus tanamkan itu dari sejak dini karena belajar itu tidak hanya teori di kelas namun juga harus turun langsung ke lapangan. Peserta inikan ada yang sudah beternak ayam bangkok, ayam kampung dan lainnya di rumahnya, walaupun hanya 1 atau 2 ekor tapikan sudah kelihatan potensinya dari darisitulah kita lebih memupuk bakat wirausaha mereka lagi dengan turun langsung melihat peternakan skala besar agar mereka paham caranya”.

Sementara itu manejer divisi peternakan PT.Harvest Pulus Papua Lukas Budhi Santoso menuturkan, pihaknya sangat terbuka atas kunjungan dari organisasi remaja masjid Babusalam. Pihak PT.Harvest pulus Papua juga tidak menolak jika ada yang ingin belajar beternak ayam petelur.
Hal itu diakuinya sebab setiap tahun pihaknya menerima siswa/i magang baik dari Merauke sendri hingga Papua Barat.

“Kami pihak perusahaan menyambut baik dengan adanya pesantren kilat di wilayah kerja kami, pendidikan yang kami beri ke mereka yakni cara memilih tipe kandang yang baik, bagaimana memilih bibit ayam petelur yang berpotensi dan cara merawat ternak pada saat ayam berproduksi. Disatu siai pihak perusahaan kami memproduksi telur untuk dinkonsumsi masyarakat, di sisi lainnya juga kami terbuka memberikan pendidikan bagaimana cara beternak ayam yang baik dan benar sesuai prosedur-prosesurnya. Sistem pengaman yang kami terapkan yakni bio security ini membuat kami seolah-olah perusahaan kami tertutup padahal sebetulnya tidak seperti apa yang dibayangkan, kami sangat terbuka dalam hal sosial dan pastinya semua itu melalui prosedurnya,” tutur Lukas.

Dirinya berharap pendidikan wirausaha yang sudah diberikan kepada peserta mampu diterapkan dengan baik agar menguntungkan diri sendiri dan juga berguna secara baik bagi orang.

(JYB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here