Kapolres Merauke: Bila Perlu Tembak Pelakunya

Merauke – Kepala Kepolisian Resor Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum memimpin langsung pengamanan fasilitas Umum RSUD Merauke dan tenaga medis, yang diakibatkan karena adanya Kericuhan massa sekitar pukul 16.00 WIT, Sabtu (20/3). Kericuhan itu ditengarai oleh ketidakpuasan sekelompok massa yang mengklaim sebagai keluarga dari pasien berinisial MFK (21), Minggu, (21/3/2021).

Jenazah Pasien Covid-19 Diambil Paksa Pihak Keluarga Pasien yang berjenis kelamin perempuan ini oleh pihak RSUD Merauke dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIT karena terpapar Covid-19.

Oleh karena dinyatakan meninggal akibat Covid, keluarga pasien marah. Mereka melakukan aksi penolakan dan mengambil paksa jenazah dari ruang IGD Covid. Mereka juga melakukan pengerusakan beberapa fasilitas RSUD Merauke.

Ketika sedang mengawal jenazah, sebagian anggota keluarga yang belum puas melakukan pengerusakan fasilitas rumah sakit. Mereka melempar kaca mobil ambulans dan jendela kamar jenazah dengan batu hingga pecah.

Aparat Kepolisian Resor Merauke masih menyelidiki kasus pengerusakan ini, atas kejadian kemarin 20/3-2021 Pihak RSUD Merauke yang didampingi Kapolres Merauke ltadi, Minggu, 21-3-2021 pukul. 13.30 Wit melaksanakan konferensi pers.

Dikatakan Kapolres Merauke bahwa Polisi akan tindak tegas terhadap para pelaku pengerusakan fasilitas RSUD baik Kaca mobil ambulans dan kaca ruang jenazah, Polisi akan tembak pelakunya,

“Saya ulangi Kita akan tembak pelakunya, cukup sudah, lebih baik pelakunya menyerahkan diri ke pihak Polisi, karena fasilitas RSUD dan tenaga medis hadir untuk mengobati malah di ancam dan diintimidasi, “

“Pemasangan CCTV di RSUD harus terpasang, kita akan beritahukan dinas Kesehatan, kalau pemerintah daerah tidak mampu belikan CCTV, nanti Polisi yang belikan, “ungkapnya

Lanjut dikatakan oleh Direktur Ibu Yeni Mahuze mengatakan bahwa pertama tama saya aprisiasi kepada Kapolres Merauke dan anggotanya yang sudah cepat datang untuk amankan situasi, masalah perkembangan informasi pihak RSUD Merauke telah mengcovidkan warga, Informasi itu tidak benar, Pihak RSUD merauke punya bukti, berdasarkan hasil Laboratorium kita dapat mendiagnosa bahwa pasien itu Positif atau Negatif Covid-19.

(TC-Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here