Dua Pekan Menjabat Ungkap Empat Tersangka Dugaan Tipikor, LP3BH Manokwari Apresiasi Kinerja Kajari Sorong

TC,- Sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, saya memberi apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sorong Erwin PH.Saragih, SH, MH dan jajarannya yang telah menetapkan 4 (empat) orang tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pengadaan speed boat Puskesmas Keliling (Pusling) Tahun Anggaran 2016 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat, dengan kerugian negara mencapai Rp 1.9 Milyar rupiah,” kata Yan Warinussy SH, 16/03

Padahal, lanjut Warinussy, baru kurang lebih 2 (dua) pekan, Erwin Saragih menjabat sebagai Kajari Sorong, tapi “gebrakan” awal sudah beliau lakukan bersama jajaran penyidik tipikornya di Sorong.

Kabupaten Tambrauw adalah salah satu bagian dari wilayah hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong.

“Selebihnya ada Kabupaten Maybrat, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Sorong dan Kota Sorong serta Raja Ampat. 4 (empat) orang telah ditetapkan berdasarkan 2 (dua) alat bukti yang dimiliki dan atau diperoleh penyidik Kejari Sorong, yaitu PT selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang adalah Plt.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw. Juga PB selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta YAW selaku kontraktor/rekanan bersama seorang stafnya berinisial KK,” tandasnya.

Sebut Warinussy, Saya kira langkah awal Kajari Sorong kiranya tidak berhenti disini, karena tercatat ada sejumlah perkara tunggakan dari pejabat lama Kejari Sorong masih menanti.

“Misalnya dugaan Tipikor pengadaan Alat Tulis Kantor (ATK) pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Sorong yang sedang diselidiki (lirik) oleh jajaran penyelidik Kejari Sorong. Juga dugaan Tipikor lain di Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Raja Ampat,” tuturnya.

“Kiranya langkah Kajari Sorong Erwin PH.Saragih ini dapat menjawab tujuan pemberantasan tindak pidana korupsi dalam menyelamatkan kerugian negara,” timpa Warinussy.

Menurut pandangan Warinussy, persoalan bahwa keempat tersangka dugaan Tipikor pengadaan speed boat Pusling Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw saat ini belum ditahan tergantung kepada alasan-alasan subjejtif.

“Menurut pandangan saya sebagai advokat bahwa penahanan para tersangka sangat tergantung kepada alasan-alasan subjektif dan objektif penyidik. Sehingga penetapan tersangka ini merupakan awal yang baik menuju kepada pertimbangan perlu dan mendesak bagi dilakukannya penahanan terhadap keempat tersangka sebelum berkas perkaranya dilimpahkan oleh Kejari Sorong ke Pengadilan Negeri/Tipikor Manokwari untuk diadili,” pungkasnya.

(RV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here