Warinussy: Kami Akan Terus Mengawal Kasus Ini

TC,- Sebagai Advokat dan Pengacara atas nama Keluarga korban Maurit Frasawi yang diduga dibunuh dan atau dianiaya secara bersama-sama pada Rabu, 25/11/2020 di rumahnya di kampung Fiatsawe, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat, dengan ini memberi apresiasi dan penghormatan sekali lagi kepada penyidik Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort (Sat.Reskrim Polres) Sorong Selatan yang telah menyelesaikan acara reka ulang (rekonstruksi) atas perkara tersebut di Aula Mapolres Sorsel, Rabu (24/2),” kata Yan Warinussy SH.

“Dalam acara rekonstruksi tersebut keluarga korban hadir lengkap dengan saksi-saksi, termasuk saksi anak kandung korban yang ikut menyaksikan saat rumahnya didatangi Tersangka Orgenes Karat dan Saksi Nikanor Kocu dan Saksi Barnabas Kocu dan beberapa saksi lain,” terangnya.

“Sesuai laporan dari Advokat Thesje Juliantty Gasperzs yang hadir dalam rekonstruksi sore hingga malam ini. Bahwa ada terdapat perbedaan keterangan dalam beberapa agenda dalam rekonstruksi tersebut,” tuturnya.

Yaitu, lanjut Warinussy antara keterangan tersangka dan saksi-saksinya dengan keterangan dari saksi anak kandung korban yang melihat langsung kejadian malam itu (Rabu, 25/11/2020).

“Namun demikian hal itu akan menjadi bagian dari kewenangan penyidik Sat.Reskrim Polres Sorsel yang bakal melengkapi berkas perkara tersangka Orgenes Karat untuk dilanjutkan kepada Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong,” tandasnya.

Kami mencatat, tambah Warinussy bahwa ada saksi yang melihat kalau tersangka Orgenes Karat dan para saksi sama-sama mendatangi rumah korban Maurit Frasawi pada malam kejadian itu.

“Bahkan saksi anak kandung korban sempat melihat bahwa Orgenes Karat menerima kayu balok yang dipakai untuk menganiaya ayahnya (korban Maurit Frasawi) dari saksi lain pada malam itu. Bahkan ada saksi lain yang mengetahui adanya rencana dari saksi-saksi termasuk tersangka Orgenes Karat yang hendak membunuh korban saat itu,” timpa Warinussy.

“Kami akan terus mengawal perkara ini dalam proses penyidikannya di Polres Sorsel hingga ke Kejari Sorong. Pergantian jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sorong dalam waktu dekat ini diharapkan akan semakin memperjelas posisi kasus dari perkara ini,” tutup Advokat senior Papua Barat kepada media ini.

(Richard)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here