WGAB: Pembalakan Kayu Liar Diduga Penyebab Banjir di Kabupaten Keerom

Keerom – Dalam bulan ini curah hujan yang cukup deras di berapa Provinsi di Indonesia termasuk di Provinsi papua terlihat Air Banjir yang tergenang di Pemukiman Warga yang ada di Kabupaten Keerom.

Diketahui pada jum’at (19/02) titik banjir di wilayah Pir 1 Distrik Arso dengan ketinggian air 30 cm sampai dengan 60 cm, sedangkan kampung yaturaharja Arso 10 distrik Arso barat dengan ketingihan air 20 cm s/d 30 cm, kampung Arso kota distrik Arso dengan ketingihan air 20 cm sampai dengan 50 cm, selanjutnya kampung astama Arso swakarsa distrik Arso tempatnya di Mako polres Keerom dan asrama polisi air juga naik mulai 10 cm -15 cm, dijalan trans irian Simpang tiga kampung asyaman – kampung swakarsa air juga meluap sampai badan jalan dengan ketingihan air 10 cm – 20 cm.

Kepada awak Media, ketua LSM wgab provinsi Papua Yerry Basri Mak, SH mengatakan, bahwa bajir yang begitu dasyatnya melanda kabupaten Keerom di beberapa titik itu di akibatkan karena meluapnya air sungai dan juga akibat dari pembalakan kayu liar di hutan oleh perusahan perusahan kayu sehingga hutan menjadi gundul dan suda tidak adanya penyerapan air lagi, karena pohon pohon yang ada di hutan sudah habis di tebang oleh Perusahan – perusahan.

Yerry meminta kepada Pemda kabupaten Keerom harus tegas kepada perusahan kayu yang menebang pohon pohon di hutan Keerom, bila perlu hentikan total penebangan pohon oleh perusahaan kayu yang ada dikabupaten Keerom, keluarkan merka dari hutan keerom, karena masyarakat suda menderita akibat korban banjir sehingga banyak sekali kerugian yang di Alami masyarakat setempat,” tutup yerry. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here