Paslon Terpilih Kabupaten Manokwari Selatan Diundang MKRI

MANOKWARI– Sebagai kuasa hukum dari pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Manolwari Selatan , Yan Christian Warinussy mengatakan bahwa kliennya sudah mendapat undangan dari Mahkamah Kinstitusi Republik Indonesia.

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Manokwari Selatan Markus Waran, ST, M.Si dan Wempie Wellly Rengkung, SE, M.Si telah resmi diundang sebagai calon pihak terkait oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI),” kata Warinussy,22/01.

“Berdasarkan Peraturan MK Nomor 6 Tahun 2020 tentang Tata Beracara dalam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, maka Panitera MK telah mengirim surat nomor : 102.42/PAN.MK/PS/01/2021, tertanggal 20 Januari 2021 perihal Panggilan Sidang kepada kedua klien kami tersebut,” jelasnya.

“Hal ini merupakan tindak-lanjut dari diterimanya pendaftaran resmi kedua klien kami melalui kami selaku kuasa hukum secara elektronik pada hari Rabu, 20 Januari 2021 lalu. Kedua klien kami selaku calon pihak terkait telah dipanggil untuk hadir dalam sidang di ruang sidang lantai 4 Gedung 2 MK Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 6-7 Jakarta pada hari Kamis, 27 Januari jam 10:30 wib dengan agenda pemeriksaan pendahuluan,” bebernya.

“Berkenaan dengan itu, kami akan hadir selaku kuasa hukum bersama kedua klien kami,”ujarnya.

Kami akan menyesuaikan kehadiran tersebut berdasarkan aturan dan standar protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku di MK. Permohonan calon pihak terkait dari kedua klien kami telah resmi terdaftar di kepaniteraan MK pada hari Rabu, 20 Januari 2021 jam 13:51 wib, sambungnya.

“Pada prinsipnya, kami dan kedua klien kami sangat menghormati langkah hukum yang dilakukan pemohon yaitu Pasangan Sebelum Mandacan, S.Th,MA dan Imam Syafi’i yang mengajukan permohonan PHP Bupati dan Wakil Bupati Manokwari Selatan ke MK. Ini adalah wujud negara hukum dan cerminan dari demokrasi itu sendiri. Kita akan menunggu pada saat sidang pemeriksaan pendahuluan Kamis depan hal-hal apa saja yang hendak dipermasalahkan oleh pemohon yang menamakan diri Semanis tersebut,” katanya.

“Secara umum sesungguhnya kita sudah mengetahui dari soft copy file permohonan yang sudah kami terima dan sedang kami pelajari dan menyusun tanggapan dan atau jawaban untuk sidang berikut nanti,” pungkas Warinussy.

Pewarta: RV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here