Sidang Pansel Anggota DPRD PB Melalui Mekanisme Pengangkatan 2019-2024 Kembali Ditunda

TIFACENDERAWASIH.com – Persidangan gugatan Vincentius Paulinus Baru, dan kawan-kawan terhadap Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat Melalui Mekanisme Pengangkatan Periode 2019-2024, Selasa (12/1) dilanjutkan di ruang sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura.

Yan Christian Warinussy SH, selaku kuasa hukum dari Tergugat Panitia Seleksi Calon Anggota DPR Papua Barat Melalui Mekanisme Pengangkatan Tahun 2019-2014

Kepada media ini, Warinussy mengatakan bahwa, dalam sidang siang tadi dipimpin Hakim Anggota 1 Hidayat Pratama Putra, SH dan Hakim Anggota 2 Muhammad Adiguna Bima Sakti, SH. Hakim Ketua Yusuf Kelemn, SH tidak hadir karena sakit.

“Sidang tersebut yang sesungguhnya beragenda tambahan bukti surat para pihak akhirnya ditunda,”jelasnya.

“Penundaan ini dikarenakan Tergugat mengajukan bukti surat, tapi karena meterai yang digunakan tidak sesuai dengan amanat Undang Undang Bea Meterai yang baru, yaitu dengan memakai meterai seharga Rp.10.000,- (Sepuluh ribu rupiah),”ujarnya.

Sehingga lanjutnya, semua bukti yang diajukan Tergugat dan Tergugat II Intervensi dikembalikan kepada para pihak untuk dilengkapi meterai cukup.

Selanjutnya sidang ditunda hingga Kamis, 21/1 pekan depan dengan agenda melengkapi bukti-bukti surat para pihak dan saksi-saksi.

“Pihak Tergugat berencana akan mengajukan 2 (dua) orang saksi dari mantan anggota Panitia Seleksi Anggota DPR Papua Barat melalui mekanisme pengangkatan periode 2019-2024,” tambah Yan.

“Menurut rencana pihak Penggugat juga akan mengajukan 2 (dua) orang saksi, sedangkan Tergugat II Intervensi akan mengajukan saksi fakta dan saksi ahli,” pungkas Warinussy.

Penggugat di wakili oleh Kuasanya, Advokat Ana Rita Yocelina Ohee dan Tergugat II Intervensi diwakili Kuasanya, Advokat Pieter Welikin sedangkan Pansel diwakili oleh Gubernur Papua Barat.

(RV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here