Ketua WGAB Minta Pertamina Tegur SPBU Yang Jual BBM ke Mobil dengan Tengki Modifikasi

TIFACENDERAWASIH.com – Wgab meminta kepada Pertamina Papua untuk segerah menegur SPBU yang bandel dipapua,karena banyak yang masi melayani mobil yang sudah modifikasi Tengki penyimpanan BBM di kendaraan roda empat mereka,.

Cetus Yerry Basri Mak SH dikediamannya Jayapura 4 1 2021 saya sebagai ketua LSM wgab provinsi Papua alangka baiknya Pertamina harus segerah mengambil tindakan untuk turun kelapangan mengecek mereka yang suka mengabil keuntungan di SPBU sebenarnya yang harus jeli menglihat,hal seperti begini adalah petugas SPBU mkarena ini sudah kecurangan,dan mmereka Suda meraup keuntungan yang cukup besar sekali karena BBM yang mereka ambil adalah supsidih untuk masyarakat kenapa orang jahat bisa mengabil dan menjual nya kembali.

Lanjut ketua LSM wgab provinsi Papua saya kira SPBU seperti begini harus cabut ijin operasinya karena suda membuat pelangaran yang sangatlah berat sakali,karena saya lihat ini ada dugaan kerja sama antara pemilik SPBU dan mereka yang suda modifikasi Tengki mobil untuk menampung BBM yang begitu banyak sekali dan di jual.,

Lanjut Yerry kepada media saya sekali lagi kepada Pertamina Papua untuk bentuk tim turun kelapanga melihat permainan seperti ini karena masyarakat suda sangat dirugikan sekali dengan permainan kendaraan kendaraan yang di Modif untuk mengambil BBM subsidi di SPBU,kalau betul betul terbukti SPBU yang melakukan pengisian terhadap kendaraan yang suda modif tengkinya harus kena sangsi dari Pertamina,masa petugas SPBU tidak bisa melihat mobil yang suda modif Tengki,dan yang belum modif,kalau yang Sudah modif pasti pengisihanya agak lama karena tengkin penampungnya cukup besar dan kalau yang belum modif Tengki penampungan pasti pengisihanya cepat sekali,ya macam macam begini petugas SPBU Suda tau kami menduga ada kerja sama petugas SPBU dan mobil mobil yang suda modif Tengki kendaraan mereka cetus ketua LSM wgab provinsi Papua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here