Pernyataan Sikap LPOI Terkait Perkembangan Situasi Saat Ini Yang Dapat Mengarah Terjadinya Disintegrasi Bangsa

TIFACENDERAWASIH.com – BAHWA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) YANG DI PROKLAMIRKAN PADA TANGGAL 17 AGUSTUS 1945 yang mempunyai falsafah Pancasila, Undang-Undang 1945, dan tujuan negara sebagaimana dinyatakan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, adalah merupakan Rahmat Allah SWT, dan hasil perjuangan seluruh bansa Indonesia.

BAHWA AGAMA ISLAM MEWAJIBKAN PARA PEMELUKNYA UNTUK MENCINTAI NEGARA DAN MEMBELA TANAH AIRNYA. Islam merupakan agama yang sempurna dan menjadi rahmat bagi seluruh alam.

BAHWA FENOMENA YANG TERJADI AKHIR-AKHIR INI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mengindikasikan adanya upaya yang dapat mengarah pada terjadinya disintegrasi bangsa. Wilayah NKRI dihuni oleh penduduk yang sebagian besar beragama Islam, maka UMAT ISLAM WAJIB MEMELIHARA KEUTUHAN NKRI DAN MENJAGA DARI SEGALA BENTUK PENGKHIANATAN TERHADAP KESEPAKATAN NASIONAL, SERTA BERBAGAI UPAYA PROVOKASI OLEH SIAPAPUN DENGAN ALASAN APAPUN, YANG DALAM PANDANGAN ISLAM TERMASUK BUGHAT, YANG HARAM HUKUMNYA DAN WAJIB DIPERANGI OLEH NEGARA.

BAHWA ISLAM TIDAK MEMBENARKAN PRAKTEK POLITIK YANG DIWARNAI OLEH INTRIK, FITNAH DAN ADU DOMBA. UNTUK MENCAPAI SUATU TUJUAN POLITIK, APALAGI DENGAN MEMBAWA DAN MEMANIPULASI AGAMA, mengatasnamakan agama, dan atau menggunakan simbol-simbol agama.

BAHWA SIKAP YANG MERASA HANYA PENDAPATNYA SENDIRI YANG PALING BENAR, SERTA CENDERUNG MENYALAHKAN PENDAPA LAIN, merupakan sikap yang bertentangan dengan prinsip toleransi (al-tasamuh).

Atas hal tersebut diatas, maka Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) menyatakan sikap sebagai berikut :

1. LPOI mendorong Negara melalui aparatnya, untuk WAJIB DAN TERUS MELAKUKAN UPAYA-UPAYA NYATA dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa menciptakan kembali rasa keamanan dan keselamatan masyarakat, mewujudkan keadilan dan kesejahteraan secara merata, serta MELAKUKAN PENYADARAN terhadap elemen-elemen yang beberapa waktu terakhir ini cenderung melakukan aksi kekerasan dan provokasi, yang dapat menambah permasalahan di Indonesia di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
2. LPOI mendorong Pemerintah dan seluruh elemen bangsa, untuk menyadari dan menggelorakan kembali WAWASAN BAHWA BANGSA INDONESIA ADALAH BANGSA YANG MAJEMUK, baik suku, agama, ras, maupun budaya, namun tetap satu, dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika.

3. LPOI MEMINTA AGAR AKSI-AKSI DEMONSTRASI TIDAK DILAKUKAN PADA SAAT SEKARANG INI, karena dapat memperburuk situasi pandemi Covid-19. Aksi demonstrasi yang brutal, anarkis, dan diwarnai tindakan-tindakan kekerasan yang mengancam keselamatan jiwa manusia, harta dan merusak fasilitas umum sangat dilarang oleh syariat Islam, dan SIAPAPUN PELAKUNYA HARUS DITINDAK TEGAS OLEH APARAT NEGARA YANG BERWENANG.

4. LPOI MENDORONG PARA ULAMA UNTUK MENJADI GARDA TERDEPAN DENGAN MENJADI ULAMA ANTI HOAX DAN HATE SPEECH, dalam memerangi maraknya ujaran kebencian dan berita bohong (HOAX).

Demikian 4 point pernyataan sikap LPOI, dihimbau kepada seluruh element bangsa untuk memperhatikan hal tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here