Devisi Pelayanan Hukum LP3BH Manokwari Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Pembunuhan Berencana

TIFACENDERAWASIH.com, Manokwari – Selaku care taker Kepala Divisi Pelayanan Hukum Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Pada hari Kamis, 17 Desember 2020 kami telah menerima laporan dari keluarga korban dugaan tindak pidana pembunuhan berencana di Distrik Aifat atas nama Maurid Frasawi,kata Yan Christian Warinussy, (24/12).

Korban diduga telah dibunuh secara keji oleh sekitar 4 (empat) orang pelaku.

“Salah satu diantaranya diduga adalah oknum pejabat pada salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat,” beber Warinussy.

Bahkan diduga saat melakukan tindak pidana terhadap korban lanjutnya, salah pelaku yang pejabat OPD tersebut menggunakan kendaraan berplat nomor dinas warna merah untuk mengangkut para pelaku lainnya saat menuju rumah korban maupun sesudah “menghabisi” nyawa korban,”ungkap Warinussy.

Kasus tersebut diduga terjadi pada hari Rabu, 25 November 2020 sekitar jam 20:00 wit malam hari di rumah korban.

“Klien kami Yonas Kocu bersama keluarganya telah melaporkan dugaan peristiwa pidana ini pada keesokan harinya ke Satuan Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sorong Selatan (Sorsel),” katanya.

Namun sayang sekali timpa Warinussy, Kapolres Sorsel dan jajarannya diduga tidak menjalankan pelayanan hukum secara baik menurut ketentuan UU No.8 Tahun 1981 Tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Terbukti menurut keterangan klien kami, sama sekali tidak dibuat laporan polisi dan klien kami tidak diberi Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL),”ujarnya.

Anehnya tambahnya, justru Polres Sorsel telah melakukan “gelar perkara” tanpa menghadirkan keluarga korban dan konon telah menetapkan hanya seorang tersangka dalam dugaan peristiwa pidana ini, yaitu Orgenes Karat.

“Sementara diduga pelakunya adalah lebih dari 1 (satu) orang, yaitu Barnabas Kocu, Sepy Kocu, Nikodemus Kocu dan Orgenes Karat. Bahkan peristiwa ini diduga merupakan perbuatan pidana pembunuhan berencana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 340 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP).

“LP3BH akan mendampingi keluarga korban ke Polres Sorsel untuk membuat Laporan Polisi Baru atas peristiwa pidana yang diduga menewaskan korban Maurid Frasawi tersebut,”pungkas Warinussy.

(Richard)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here