Yan C. Warunussy.SH: Hindari Praktek Politik Uang

TIFACENDERAWASIH.com – Mendekati hari pencoblosan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah, Yan Christian Warinussy sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari mengingatkan kepada warga masyarakat yang mempunyai hak untuk memilih agar menghindari praktek politik uang.

“Sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari saya ingin memberi saran kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Manokwari untuk menghindari upaya-upaya praktek politik uang dari siapapun yang hendak meraih keuntungan secara instan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada Rabu, 9/12 mendatang,”kata Yan kepada media ini. (06/12).

Aroma praktek “serangan fajar”, lanjutnya sangat berpotensi terjadi. Itu bisa dianalisis dari pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh para anggota tim kampanye maupun tim kerja selama masa kampanye, terutama di media sosial Facebook.

Kedua calon Bupati dan calon Wakil Bupati yang hendak dipilih sama-sama berada dari Putra terbaik suku Pedalaman Arfak serta politisi lokal dan amtenaar senior di Manokwari.

“Saya kira dengan melihat sosok kedua pasangan calon tersebut, rakyat Kabupaten Manokwari mampu menentukan pilihan yang tepat,”imbuhnya.

“Rakyat di Manokwari juga pasti mampu membaca siapa diantara calon pemimpinnya yang senantiasa dekat dan ada bersama mereka ketika mengalami masalah selama ini,”terangnya.

“Bukan seakan-akan dekat menjelang pelaksanaan pilkada Kabupaten Manokwari. Masyarakat pasti tahu siapa yang sering bisa berinteraksi dengan rakyat semenjak 5 (lima) tahun lalu dalam menggumuli masalah-masalah yang dihadapi mereka di Kabupaten Manokwari,”papar Yan.

“Jadi bukan seperti melakukan pendekatan, karena ada “udang di balik batu,”timpa Warinussy.

“Demikian pula mengenai rencana program kerja yang bersifat sebagai “proyek mercusuar” yang belum tentu manfaatnya dirasakan kelak oleh rakyat lokal di Kabupaten Manokwari,”sebutnya.

Atau melalui usulan penanganan hal-hal penting dan mendesak yang diperlukan rakyat Papua. Misalnya penanganan tata kelola kegiatan belajar mengajar di tingkat pendidikan dasar dan menengah. Pelayanan kesehatan dan peningkatan standar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari. Peningkatan sarana jalan raya Drs.Esau Sesa yang volume dilewat banyak kendaraan pada setiap hari kerja. Atau perbaikan mutu pelayanan dan ruang tunggu keberangkatan di Terminal Bandar Udara Rendani, Manokwari,”sambungnya.

“Dengan demikian terpilihnya calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kabupaten Manokwari nantinya bakal benar-benar memperhatikan rakyatnya dan berusaha selama 5 (lima) tahun membangun Manokwari secara baik, benar dan bertanggung jawab. Terakhir dalam aspek kerukunan hidup antar umat beragama, saya kira Pemerintah Kabupaten Manokwari semasa kepemimpinan mantan Bupati almarhum Demas Paulus Mandacan telah disahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Manokwari Daerah Injil,”tambahnya

“Ini menurut saya, menjadi penting untuk ditindak-lanjuti oleh siapapun yang kelak terpilih sebagai Pemimpin di Kabupaten Manokwari. Karena penjabarannya dalam banyak aspek menjadi penting untuk ditindak-lanjuti berdasarkan hukum,”tutup Yan Warinussy.

(RV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here