Sidang Panitia Seleksi DPRPB Melalui Mekanisme Pengangkatan di PTUN Jayapura Ditunda

TIFACENDERAWASIH.com – Persidangan perkara sengketa tata usaha negara (TUN) nomor 42/G/2020/PTUN.JPR yang mengadili gugatan Vincentius Paulinus Baru, dan kawan-kawan melawan Panitia Seleksi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat (DPRPB) Melalui Mekanisme Pengangkatan Periode Tahun 2019-2024 Senin (7/12) dilanjutkan di ruang sidang utama Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura.

Sidang yang dipimpin hakim ketua Yusuf Klemen, SH, MH beragendakan penyerahan tanggapan balik (duplik) dari Panitia Seleksi Calon Anggota DPRPB Melalui Mekanisme Pengangkatan Periode Tahun yang diwakili Gubernur Papua Barat melalui Advokat Yan Christian Warinussy selaku Kuasa hukumnya.

Kuasa Hukum menyerahkan satu berkas asli duplik disertai 6 (enam) rangkap foto copy sesuai perintah majelis kepada hakim ketua Yusuf Klemen di depan persidangan sebelumnya.

Pihak Tergugat diwakili Advokat Yan Christian Warinussy. Sedangkan Tergugat II Intervensi diwakili Advokat Yohanes Gewab selaku Kuasa Hukum.

Sementara Penggugat sama sekali tidak hadir, termasuk para kuasanya yaitu Advokat Habel Rumbiak maupun Advokat Ana Rita Yocelina Ohee,sebut Warinussy

“Oleh karena Penggugat tidak hadir, maka agenda pengajuan bukti-bukti surat dari Penggugat tidak dapat dilaksanakan dalam sidang hari ini,”ujar Warinussy.

Turut hadir para staf Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat sesuai perintah perjalanan dinas.

Sidang ditunda hingga hari Senin, 14 Desember 2020 dengan agenda penyampaian bukti-bukti surat dari para pihak, baik penggugat, tergugat maupun tergugat II Intervensi.

(RV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here