Wakapolda Pabar Hadiri HUT Pol-Airud ke-70

TIFACENDERAWASIH.com – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat (Pabar), Brigjen (Pol) Petrus Patrige Rudolf Renwarin ,SH M.Si. Didampingi Dir Pol Airud Kombes Pol Eko Irianto S.Ik, dan Pejabat Utama Polda Papua Barat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Pol-Airud yang ke-70 tahun bertempat di Mako Dit-Polairud Polda Papua Barat, Jln D.I Panjaitan Tampa Garam, Kota Sorong, Selasa (1/12/2020).

Peringatan HUT Pol-Airud kali ini mengusung tema “Dengan Semangat Prometer, Pol-Airud Siap Mengamankan Pilkada 2020 Dalam Rangka Mendukung Pembangunan Nasional”.

Wakapolda Pabar, Brigjen (Pol) Petrus Patrige Rudolf Renwarin ,SH M.Si. mengatakan bahwa hari ini merupakan HUT Ditpolairud yang ke-70.

“Dengan HUT ke 70 dari Kepolisian Perairan dan Udara saat ini tidak lagi muda,dengan situasi saat ini dimana tantangan tugas kepolisian secara umum maupun secara khusus satuan Polair yang kita hadapi jauh sekali tingkat ancamannya, dimana dengan melihat situasi dan kondisi yang ada di seluruh Indonesia,” kata Petrus kepada awak Media.

Dikatakan Petrus, khusus untuk wilayah Papua Barat dengan garis pantai yang cukup panjang dan dengan satuan-satuan Polair yang ada tentunya sangat miris. Oleh karena itu, lanjut dia, dalam rangka HUT kali ini masyarakat mengharapkan agar Polair semakin kuat untuk menjaga keamanan di wilayah perairan.

“Dengan keterbatasan yang ada, kita berharap Polair bisa mengatasi segala persoalan yang ada, dengan aturan-aturan yang ada yaitu 12 Mil dari garis pantai yang merupakan tanggung jawab dari Polair,” ungkapnya.

Bahkan dia menyebutkan walaupun ditengah keterbatasan yang ada Polair tetap membangun kekuatan untuk dapat bekerja lebih maksimal dan optimal.

Disinggung terkait dengan penambahan armada, dia menuturkan bahwa Kepolisian Daerah Papua Barat menjadi prioritas.

“Sebagai salah satu Kepolisian Daerah yang baru, Polda Papua Barat tentunya menjadi perhatian dari pimpinan pusat dalam hal ini Bapak Kapolri, Aslog, Direktur Polri di Baharkam untuk menambah setiap tahun satu atau dua armada, baik dalam ukuran besar, sedang, maupun kecil,” tuturnya.

Lanjut Petrus, “kita berharap juga di tahun berikut kita bisa dapat lebih banyak lagi dan juga alokasi personil yang lebih banyak dari tahun sebelumnya, sehingga apa yang menjadi harapan dari masyarakat dimana Polair bisa menjaga wilayah perairan di Papua Barat ini bisa lebih baik ke depan,” harapnya.

Dia juga menjelaskan, tugas pokok dari Polair sendiri sudah jelas, dimana melakukan patroli rutin di wilayah yang sudah diidentifikasi sesuai dengan wilayah pemetaan bahwa wilayah tersebut daerah rawan, sehingga anggota pasti melaksanakan patroli di wilayah tersebut.

“Jadi semua sudah terjadwal dan sesuai dengan rencana kegiatan, jadi tidak ada rencana-rencana khusus, semua sudah terjadwal sesuai dengan anggaran satu tahun,” terangnya.

Mako Polair berada di Kota Sorong karena dalam konteks strategis ancaman Sorong Raya yang paling berpotensi, karena Kota Sorong merupakan pintu masuk ke Papua dan Papua Barat dari wilayah yang lain. Oleh sebab itu, kekuatan yang di bangun harus di Sorong Raya, khususnya Kota Sorong, baik kekuatan kantor maupun peralatan.

Saat awak media, mengkonfirmasi terkait dengan kejadian perompakan yang terjadi baru-baru ini, Petrus menyampaikan bahwa Polair sudah menerima laporan dan langkah yang sudah diambil dimana terduga pelaku sudah teridentifikasi.

“Kita sudah terima laporan, terduga pelaku sudah teridentifikasi, sudah ada beberapa orang saksi yang kita periksa dan saat ini dalam proses lidik yang lebih mendalam, motifnya ekonomi, selanjutnya akan dilakukan upaya-upaya hukum (penangkapan),” jelasnya.

Perlu diketahui, kasus tersebut menjadi atensi patroli-patroli perairan, khususnya Sat Polair Raja Ampat,” sambungnya.

Pantauan wartawan tifacenderawasih.com, sebelum jamuan kasih bersama, Dir Polairud Papua Barat, Kombes Pol Eko Rianto S.Ik menyerahkan penghargaan kepada anggotanya, dan dilanjutkan dengan hiburan dari ibu Bhayangkari serta pemotongan tumpeng oleh Wakapolda dan diberikan kepada Anggota yang tertua dan termuda.

Disaat itu juga, Wakapolda memberikan bantuan berupa tali asih kepada beberapa anggota yang sudah memasuki masa pensiun, dimana sebelumnya Wakapolda membacakan amanat Kapolri yang mengapresiasi kinerja dari Polairud yang selama ini dilakukan didalam mengamankan wilayah laut Indonesia.

(RV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here