Kades Mario Apresiasi Mahasiswa KKN Unanda Palopo

Tifacenderawasih LUTRA- Belasan mahasiswa dari Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo, sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Angkatan XXXI Tahun Akademik 2020/2021 di Desa Mario, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan.

Program KKN-PPM tersebut, merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para mahasiswa secara interdisipliner, institusional, dan kemitraan sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Menariknya 13 orang mahasiswa asal Unanda Palopo yang ditempatkan di Desa Mario itu, menyusun sejumlah program kerja yang akan direalisasikan dalam kurun waktu 45 hari selama di lokasi KKN, program itu diantaranya pengadaan bak sampah permanen, pembersihan setiap lingkungan dusun, seminar teknik pengelolaan hasil pertanian & pekarangan rumah, serta seminar kewirausahaan, dan turnamen antar dusun se-Desa Mario.

Menurut Koordinator Mahasiswa KKN-PPM Unanda Palopo di Desa Mario, Gabriel Esong, kali ini mereka menyusun program kerja di lokasi KKN lebih pada kerja-kerja sosial dalam upaya belajar memberdayakan masyarakat.

“Hingga saat ini, sudah ada sejumlah program kerja yang telah kami realisasikan selama di lokasi KKN, yakni program pembersihan setiap lingkungan dusun dan pembuatan bak sampah permanen di lokasi pasar tradisional Desa Mario,” kata Gabriel, Kamis (26/11/2020).

Lebih lanjut, mahasiswa Fakultas Pertanian Jurusan Agri Bisnis Unanda Palopo tersebut, menerangkan bahwa program pembersihan pada seluruh dusun di Desa Mario itu dilakukan selama sepekan.

“Pembersihan setiap dusun kami laksanakan secara gotong-royong. Kami bekerja sama dengan warga dusun setempat,” jelas Gabriel.

Sementara itu, Pjs Kepala Desa Mario, Asdar SP, mengapresiasi kehadiran mahasiswa Unanda Palopo yang melaksanakan program KKN-PPM di desa yang dinahkodainya.

“Selaku aparat desa, saya sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang di motori oleh adik-adik mahasiswa KKN Unanda Palopo, karena di desa kami mereka dapat menjadi cerminan positif bagi masyarakat Desa Mario. Utamanya dalam hal bergotong-royong membersihkan lingkungan pada setiap dusun di desa ini,” ujar Asdar, Kamis (26/11/2020).

Ia menambahkan, bahwa secara umum tradisi gotong-royong di desa-desa pada umumnya sudah mulai redup, akibat kondisi sosial yang mulai berubah dan cendrung semakin individualistik. Warga desa sudah mulai meniru cara dan gaya hidup orang-orang di daerah perkotaan pada umumnya.

“Salah satu pemicu pergeseran pola hidup yang individualisme itu, juga di pengaruhi oleh aktivitas dan tuntutan ekonomi yang semakin tinggi, serta masalah sosial yang kian kompleks. Oleh karenanya kita bersyukur dengan kehadirnya adik-adik mahasiswa KKN yang memprogramkan kegiatan bakti sosial membersihkan lingkungan dari dusun kedusun. Sebab kegiatan seperti itu dapat menggungah kembali rasa persaudaraan dan semangat gotong-royong warga desa kami,” ungkap Asdar.

Selain itu, Asdar juga mengucapkan terima kasih pada belasan mahasiswa Unanda Palopo yang sedang melaksanakan program KKN-PPM di Desa Mario.

“Perubahan yang terjadi sangat nampak, terutama pada penataan lingkungan yang semakin asri, bersih dan sejuk. Kami dari jajaran pemerintah desa bersama tokoh masyarakat, tokoh pemudah dan tokoh agama, beserta warga desa mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan motivasi adik-adik mahasiswa,” ucap Asdar seraya mengatakan pihaknya bersama warga sangat mendukung kegiatan para mahasiswa KKN di Desa Mario.

Untuk diketahui sebanyak 13 orang mahasiswa Unanda Palopo akan melaksanakan program KKN-PPM selama 45 hari di Desa Mario, terhitung mulai dari tanggal 5 November hingga 20 Desember 2020 mendatang.

Editor: William Marthom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here