Wamen PUPR: Sementara Proses Lelang, Tahun Depan Kita Kerjakan

TIFACENDERAWASIH.com – Wakil Menteri (Wamen) PUPR, John Wempi Wetipo melakukan kunjungan kerja ke ruas jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Sorong dan Kabupaten Tambrauw, (18/11).

Ruas jalan nasional Makbon-Mega merupakan ruas yang ditangani oleh Satuan Kerja Wilayah II Sorong, dimana panjang fungsional ruas 55,75 Km dan panjang efektif jalan tanah japat/urpil 33,5 Km, Ruas jalan ini juga menggunakan skema Multi Years Contract (MYC) 3 Tahun Anggaran, 2020, 2021, 2022 dan saat ini masih dalam proses lelang karena mengalami 1 kali gagal proses lelang.

Ditemui awak media dilokasi (tanjakan dela) Wakil Menteri PUPR mengatakan bahwa penanganan ruas yang ada ini sudah mengalami satu kali penundaan proses pelelangan.

“Kunjungan saya kesini yang utama adalah karena rekan-rekan wartawan sering menaikkan berita terkait dengan ruas ini,”ujar Wamen.

Wamen menyebutkan, untuk saat ini sementara melaksanakan proses lelang,memang sudah satu kali terjadi penundaan pelelangan.
“Walaupun sempat tertunda satu kali pelelangan, mudah-mudahan kehadiran saya disini dan melihat kondisi yang ada disini prosesnya lebih cepat sehingga bisa tersambung dengan ruas dari Satker PJN III,”ungkapnya.

“Memang ada sedikit penurunan great, namun nanti Kabalai dan Kasatker yang akan mengaturnya,dan jika ada dana sisa lelang mereka akan gunakan sampai dititik ini agar bisa tersambung dengan baik,”terangnya.

Sehingga, lanjut beliau,ruas jalan yang sudah kita lihat tadi bisa lebih baik, bisa tuntas dan masyarakat bisa menikmati hasil dari apa yang sudah dikerjakan, lanjutnya.

“Dan setelah kunjungan ini, saya akan sampaikan di pusat pada saat kita rapat pimpinan dengan harapan bisa cepat tuntas agar segera dikerjakan oleh pihak balai,”jelasnya.

Disinggung apakah ada hubungannya dengan pandemi covid-19 Wamen mengatakan bahwa tidak sama sekali.
“Tidak ada hubungan dengan covid-19, justeru kita ini gerakan secara masif, dimana didalam kegiatan kita ini juga ada program padat karya, dimana program ini sangat membantu ekonomi kerakyatan,”ujarnya.

“Di Kementerian PUPR kita mobile, rekan-rekan kerja siang malam, kalau ditempat lain ada istilah lockdown di Kementerian PUPR tidak ada, karena yang kita kerjakan bukan hanya pekerjaan infrastruktur, tetapi juga penanganan bencana,”terang Wamen.

“Semuanya ini tentunya tidak terlepas dari yang Maha Kuasa, untuk itu puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan karena masih diberi kesehatan dan kekuatan untuk melayani negeri ini,”tambahnya.

“Kehadiran saya disini juga untuk memberikan spirit kepada balai yang ada disini, agar kita bisa bersatu dan bekerja secara konsisten, sehingga apa yang kita kerjakan ini bisa di nikmati oleh masyarakat,”pungkas John Wempi Wetipo.

Pantauan media ini,setelah melakukan kunjungan ke ruas jalan Makbon-Mega Wamen berkesempatan mengunjungi Pasmar 3 Sorong dalam rangka melihat pembangunan Proyek Rumah Susun.

Turut mendampingi Wamen dalam kunjungan kali ini, antara lain Ka-Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wulayah XVII Manokwari,M Said Latar, Ka-Balai Wilayah Sungai Papua Barat,Alexander Leda, Kabalai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Barat, Marsudi, Kasatker PJN II Sorong, Sony Kadubun, Kasatker PJN III Maybrat, Hanafi, Anggota DPR-RI Jimmy Ijie.

(RV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here