Ketua KPU Supiori Usir Wartawan, Ketua Umum PPWI Pusat Angkat Bicara

SUPIORI, TIFACENDERAWASIH.com – Ketua KPU Kabupaten Supiori mengusir beberapa awak Media yang hendak melakukan peliputan pada kegiatan debat kandidat Pilkada yang diselenggarakan di Gedung Kesenian, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Provinsi Papua.

Eksekutif Producer Tifa Cenderawasih, Darmawan yang akrab disapa Bang Joe yang berada di lokasi saat itu mengatakan bahwa, pihaknya hendak mempertanyakan terkait identitas peliputan pers untuk wartawannya agar diperbolehkan meliput kegiatan debat kandidat 23 Oktober 2020, namun ketua KPU Supiori tidak memperbolehkannya masuk.

Joe menjelaskan, seketika Ketua KPU Kabupaten Supiori Selvia Mundoni dengan nada keras mengusir kami dan mengatakan bahwa, Media yang tidak bekerjasama dengan kami tidak boleh masuk, silahkan diluar dan setelah kegiatan kami persilahkan untuk masuk mengambil keterangan, “ungkapnya dihadapan Awak Media dan Polisi.

Tidak hanya itu, Selvia pun mengatakan bahwa, pihaknya sudah menyiapkan aparat kepolisian untuk menghalau di depan pintu, Media online ini terkadang Pelintir, dan tidak bisa dipercaya.

Tak hanya kepada pimpinan media tifa cenderawasih, hal serupa juga dialami oleh Desi wartawan Kawattimur.id yang diusir keluar ruangan saat hendak meliput kegiatan.

Desi mengatakan bahwa, pihaknya masih disuruh keluar meskipun ia sudah memiliki id card peliputan, karena yang boleh meliput hanya media TVRI dan RRI saja, diluar dari itu semua diluar, “ungkapnya.

Menaggapi hal tersebut Ketua Umum PPWI Pusat Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA angkat bicara dan turut memberikan komentar.

Pelarangan wartawan untuk meliput dapat diancam 2 tahun penjara, demikian ketentuan dalam UU No. 40 tahun 1999.

Pejabat bermental “buruk rupa cermin dibelah” tidak boleh dibiarkan seenaknya menghina dan/atau menghakimi media dan wartawan Manapun, “ungkap Ketum PPWI melalui Whatsapp saat dikonfirmasi oleh Direktur Media Tifa Cenderawasih.

Dengan tegas Wilson mengatakan, Mereka itu tidak lebih dari pecundang, “pungkasnya.

Usai kegiatan Ketua KPU berdalih bahwa pihaknya hanya menjalankan aturan. Boleh meliput tapi diluar, sesuai dengan PKPU Nomor 13 tahun 2020, “katanya.

Reporter : Gerson

1 KOMENTAR

  1. WARTAWAN BEKERJA SESUAI PROSEDUR DAN UNDANG UNDANG PERS SEHARUSNYA PIHAK KPU PROFESIONAL DALAM HAL PELIPUTAN , WARTAWAN MEDIA APAPUN MEMPUNYAI HAK YANG SAMA DALAM KEGIATAN PELIPUTAN DIMANAPUN WARTAWAN ITU BERADA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here