Terkait Dugaan Kasus Penembakan di Intan Jaya, Yan Christian Warinussy Angkat Bicara

INTAN JAYA, TIFACENDERAWASIH.com – Terkait atas kejadian dugaan penembakan terhadap oknum gembala sidang Katolik Agustinus Diwitouw di Intan Jaya, Tentunya Hal tersebut Menuai respon dari berbagai kalangan.

Kepada Awak Media, (07/10) Yan Crhistian Warinusi Mengatakan, “Saya sebagai Advokat dan Pembela Hak Asasi Manusia yang pernah meraih penghargaan internasional “John Humphrey Freedom Award” tahun 2005 dari Canada hendak mendesak para pimpinan Gereja-gereja Kristen dan Katolik di Tanah Papua untuk melakukan seruan bersama kepada Dewan Gereja-gereja Se Dunia dan Paus Johanes Paulus di Roma, Italia, Agar segera mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk melakukan intervensi kemanusiaan ke Tanah Papua,”terangnya.

Lanjutnya, hal ini pasca kematian percuma dari almarhum Pendeta Yermias Zenambani dan Gembala sidang Gereja Katolik, Agustinus Diwitouw hari ini, Rabu (7/10) di Distrik Sugaoa, Kabupaten Intan Jaya, Papua,lanjut Yan.

“Saya kira adalah tepat kalau desakan tersebut segera dilakukan oleh gereja-gereja tersebut saat ini kepada Dewan Gereja-gereja Se Dunia dan Gereja-gereja Pasifik maupun Tahta Suci di Vatikan melalui Paus Johanes Paulus,”kata Warinussy.

“Desakan ini penting untuk merubah status wilayah Tanah Papua sebagai wilayah di bawah protektorat (perwalian) Perserikatan Bangsa Bangsa dan memberi kesempatan kepada Orang Papua memulai hidupnya tidak di bawah tekanan dari militer maupun ancaman diserang lagi dari pihak bersenjata manapun,”tuturnya.

“Saya kira Pimpinan Sinode GKI di Tanah Papua mesti berada pada garis terdepan untuk memulai langkah formal tersebut,”tutupnya.

(Richard)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here