Tuding Bupati Natalius Pigai Kendalikan Intan Jaya dari Luar Daerah, NP Minta Mahfud Tutup Mulut

TIFACENDERAWASIH.com, NABIRE- Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai meminta kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD untuk tutup mulutnya terkait sebelumnya Mahfud MD menyebut Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengendalikan pemerintah dari luar daerah.

“Saya minta Mahfud tutup mulut ucapkan keinginan atau titipan orang orang tidak bertanggungjawab,” kata mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai dalam rilis pers yang diterima wartawan via chat whatsApp, Jumat (02/10/20).

Menurut Pigai, mestinya Menkopolhukam bertanya kepada Gubernur Papua dan Bupati Intan Jaya, atau Mahfud MD datang melihat langsung situasi keamanan terkini yang sedang tercipta di Intan Jaya saat ini barulah bisa objektif berkomentar.

“Kalau hanya menerima laporan atau kabar pemberitaan dari sejumlah media, kemudian mengeluarkan argument menyindir pemimpin di daerah, lebih baik saya minta Mahfud tutup mulut,”tandasnya.

Dikatakan Pigai sebenarnya masih banyak cara yang harus dilakukan oleh Menkopolhukam sala satu langka yang bisa dilakukan adalah memanggil Kepala Daerah yang bersangkutan. Sampai saat ini Mendagri saja belum tegur karena memang tidak ada yang salah.

“Ingat baik-baik Papua bukan di Madura, jadi pemimpin di Papua mereka kerja maksimal meskipun selalu ditekan dari segala penjuru; Medan Berat, ada penetrasi kapital, hegemoni sipil, militer, combatan juga rakyat,” beber Pigai.

Pigai mengatakan, bupati selalu bekerja keras menjaga keamanan dan ketentraman daerah. Tidak muda jadi kepala daerah di Papua. Semua pencuri dan penjahat serbu Papua, apalagi di daerah konflik dua nasionalisme seperti di kabupaten Intan Jaya.

“Saharusnya Menkopolhukan mengayomi, memberi dorongan dan apresiasi kepada Pemimpin di wilayah perang atau daerah operasi militer yang bekerja keras jaga daerah.
“Konflik di Intan Jaya bukan saat ini saja, sejak akhir tahun lalu keamanan di Intan Jaya makin tidak stabil. Banyak warga yang meninggal dibunuh, dianiaya dan juga banyak TNI yang terbunuh oleh combatan menurut catatan saya tidak kurang lebih 17 orang termasuk Kopassus. Dan Bupati selalu mengabdi di tempat tugas Sugapa Intan Jaya, maka saya minta Mahfud MD tutup mulut mu, ”tegas Pigai.

(EY-red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here