WGAB: Polda Papua Segera Tetapkan Pelaku Kasus Vedeo Mesum di Mimika

TIFACENDERAWASIH.com, JAYAPURA – Terkait Pelaku pembuatan serta Penyebaran Video mesum di Media Sosial di Mimika, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB) Provinsi Papua, Yerri Basri Mak, SH. mendesak Polda Papua segera menetapkan tersangka video mesum yang di duga melibatkan oknum tokoh Kamoro.

Dalam rilis yang diterima Tifa Cenderawasih dimana Ketua LSM WGAB Yerri Basri Mak, SH. menegaskan, penanganan kasus dugaan tindak pidana Pornografi dan Informasi, Transaksi Elektronik (ITE) yang terjadi di Kabupaten Mimika sudah naik ke tahap penyidikan.

Namun salah seorang saksi yang diduga menyebarluaskan video mesum Oknum Tokoh di Mimika Sesui informasi di mana telah memenuhi panggilan Polda Papua, namun yang sangat di sesalkan yang di duga menyebarluaskan video tersebut masih berstatus saksi, “kata Yerri.

Menurut Yerri, bahwa kasus penyebaran video mesum tersebut diduga kuat melanggar Undang – Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) & Undang — Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pomografi. Perbuatan memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi dar/atau Tindak Pidana Informasi dan Transaksi Elektronik tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau dokumen Elektronik yang memiliki muatan melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pa.sal 29 Jo Pasal 4 Ayat (I) Undang — Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pomografi dan Pasal 45 Ayat (l) Jo Pasal 27 Ayat (l) Undang — Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang — Undang Nomor Il Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Lanjut Yerri dalam rilisnya mendesak Kapolda Papua segera menetapkan tersangka utama pada kasus penyebarluasan video mesum yang di duga melibatkan Oknum seorang Tokoh yang ada Kabupaten Mimika, serta meminta Polda Papua agar mengusut tuntas dugaan keterlibatan Saksi pada kasus Dugaan pembuatan dan penyebarluasan konten pornografi tersebut.

(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here