Rakor Pengurus PBVSI Provinsi Papua Bersama Pengurus PBVSI Kabupaten dan Kota

Jayapura – Pelaksanaan Rapat Kordinasi melalui Vicon (Video Converence)Pengurus PBVSI Provinsi Papua bersama Pengurus PBVSI Kabupaten dan Pengurus PBVSI Kota, bertempat di Aula Cenderawasih Mapolda Papua. (06/08).

Hadir dalam kegiatan:
Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Patrige Renwarin, SH. MH Dir Lantas Polda Papua Kombes Pol. M. Nasihin, SH Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH dan pengurus PBVSI.

Irwasda Polda Papua selaku Wakil Ketua II PBVSI Provinsi Papua dalam kesempatannya meminta kepada para Kapolres yang setelah dilantik untuk secara otomatis menjabat sebagai Ketua PBVSI ditingkat Kabupaten/Kota. Untuk tingkat Provinsi Kapolda Papua sebagai sebagai ketua PBVSI, dan saya meminta segera dilantik para Ketua dan Pengurus di tingkat Kabupaten/Kota untuk dilaporkan ke tingkat Provinsi.

Dir Lantas Polda Papua selaku Ketua Harian dalam kesempatannya mengatakan bahwa Vicon ini dilaksanakan sebagai Pra untuk meghidupkan atau membangkitkan kembali pervolian di Papua. Kita sebentar lagi akan menghadapi iven nasional dimana Provinsi Papua akan menjadi tuan rumah pada tahun 2021, karena ditunda yang seharusnya dilaksanakan tahun ini disebabkan adanya covid-19.

Rapat kerja baru dilaksanakan hari ini, kesempatan yang baik ini dimana nantinya dalam pelaksanaan PON kita dapat berbicara bahwa Papua mampu menjadi tuan rumah. Kapolres jajaran secara otomatis sebagai ketua ditingkat Kabupaten dan Kota dimana Kapolda di seluruh Indonesia secara oromatis menjadi Ketua Umum.

29 Kabupaten serta Kota baru 22 yang pernah ada pengurus dan saat ini yang masih berlangsung kepengurusannya adalah Nabire, Merauke, Boven, Mimika, Asmat, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Deiyai, Paniai. Sebagai evaluasi, saya berharap dalam waktu dekat ini sudah terbentuk semua kepengurusan di tingkat Kabupaten dan Kota.

Kita sudah memiliki lapangan Bola Voli Indoor terbaik yang pernah dibangun di Indonesia, sangat membanggakan adanya lapangan Indoor dan Out Door. Diharapkan Papua menjadi gudang pemain pemain Nasional.

Untuk membangkitkan ini semua maka perlunya adanya dilakukan pertandingan ditingkat Kabupaten dan Kota. Bahkan ada pertandingan di tingkat sekolah sudah dipertandingkan di masing masing daerah dan dilanjutkan ditingkat Kabupaten dan di tingkat Provinsi.

Pembinaan olahraga bola voli sangat lemah ini dapat kita ketahui dari apa yang disampaikan oleh Sekretaris PBVSI. Pengurus pusat tidak akan ada tanpa adanya Pengurus Provinsi, begitu juga pengurus Provinsi tidak akan ada tanpa adanya pengurus Kabupaten dan Kota. Untuk itu pembinaan organisasi agar semua dapat berjalan dengan harapan.

Kabid Humas Polda Papua selaku Ketua Pembinaan Organisasi dalam kesempatannya kami tegaskan kembali sebuah organisasi tidak berjalan bila tidak adanya komunikasi.

Di harapkan kepada pengurus di tingkat Kabupaten/Kota untuk kembali mendata Club-Club dan para atlit yang selanjutnya akan dilakukan pertandingan sehingga kedepan apabila ada kompetisi kita dapat mengikut sertakan atlit atlit terbaik kita untuk mewakili Papua baik ditingkat daerah maupun nasional. Postur tubuh atau tinggi badan menjadi syarat mutlak dalam mencari bibit atlit. Diharapkan pembinaan ditingkat Kabupaten dikuatkan dan lebih solid lagi sehingga dalam pembinaan para atlit dapat berjalan sesuai dengan harapan para pengurus.

Sekretaris Umum PBVSI, tidak cukup untuk menerima SK saja tetapi para pengurus wajib dilantikan, karena sesuai aturan yang berlaku. Ada 17 dari 22 yang belum dilantik sementara 1 baru dilantik yaitu Kota Jayapura. Kedepan kami meminta agar para pengurus di tingkat Kabupaten/kota untuk melakukan pengukuhan atau pelatinkan dimana ada beberapa daerah yang sudah selesai masa bakti untuk dilaporkan dalan Rapat Kerja tingkat Provinsi.

Ada beberapa yang belum dibentuk kepengurusannya di 7 Kabupaten dan Kota sehingga kami minta segera mempersiapkan kepelantikannya pengurus, apabila Pemerintah Provinsi berhalangan hadir maka Pengprov akan menyurat KONI untuk melakukan pelantikan kepada para pengurus ditingkat Kabupaten/Kota.

Apabila ditingkat Kabupaten dan Kota yang sudah habis masa kepengurusannya untuk segera memperbaiki atau memperpanjang sesuai dengan aturan yang ada.

Dengan tidak adanya kepengurusan sehingga potensi yang ada di Papua tidak dimanfaatkan, dimana pemuda di Papua memiliki segudang bibit atlit mulai dari pelajar di Tingkat SD, SMP dan SMA, kedepan akan diusahakan dapat diberikan beasiwa dengan adanya sarana pendukung seperti lapangan yang ada di Papua, saat ini sedang dibangun.

Dominggus May Ketua Bidang Sarpras mengatakan bahwa Kondisi Venue Voli Pasir dan Indoor, sudah 96 persen sehingga sebentar lagi akan terselesaikan 100 persen.

(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here