DMI Fakfak Himbau Masjid Pasang Wi-fi Bantu Anak Sekolah

TC Fakfak – Dewan Masjid Indonesia atau DMI Kabupaten Fakfak, Papua Barat, meminta ta’mir masjid yang terjangkau jaringan Telkom, untuk memasang wi-fi, agar dapat digunakan anak-anak sekolah mengerjakan tugas sekolah secara online.

“Bagi masjid yang belum memasang wi-fi, kami himbau untuk memasang wi-fi. Bagi masjid yang sudah memiliki jaringan internet, sebaiknya aksesnya bisa dibuka secara bebas. Hal ini untuk meringankan beban orang tua yang notabene adalah jamaah masjid tersebut,” ujar Wahyu Hidayat, Sekretaris DMI Kabupaten Fakfak. “Masjid juga turut bertanggung jawab atas kelangsungan pendidikan umat,” lanjutnya.

Menurut Wahyu, dalam manajemen masjid modern, kebutuhan perangkat komunikasi seperti jaringan internet, sudah sangat dibutuhkan.

“Masjid bukan hanya sebagai tempat untuk ibadah seperti sholat dan mengaji saja. Dengan keberadaan internet, maka jamaah bisa mengkaji Al Qur’an, mengikuti kajian-kajian Islam dari banyak ustadz, serta menyiarkan kegiatan masjid. Ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab penggunaan dana infaq jamaah,” jelas Wahyu Hidayat.

Wahyu juga mengingatkan, dana infaq jamaah masjid itu adalah milik jamaah dan kegunaannya harus dikembalikan kepada jamaah. Bukan disimpan saja di rekening bank.

Wahyu tidak menampik bahwa, masih ada sebagian orang yang beranggapan bahwa memasang internet utamanya di masjid, lebih banyak mudhorotnya daripada manfaatnya.

Namun menurut sekretaris DMI Kabupaten Fakfak yang juga wartawan ini, internet ibarat pisau. Bila pisau digunakan untuk memotong sayur, tentu itu sangat bermanfaat. Namun bila pisau dipergunakan untuk berkelahi, tentu itu tidak dibolehkan. Masalah mudhorot dan manfaatnya, dikembalikan kepada niat penggunanya.

Adanya internet di masjid, juga bisa menjadi rangsangan positif agar orang datang ke masjid.

“Mungkin awalnya hanya ingin mengakses internet gratis, namun lambat laun insya Alloh dia akan ikut sholat,” pungkas Wahyu Hidayat.

Wahyu melanjutkan, nantinya takmir ma sjid bisa mengatur waktu penggunaan internet, yakni saat sholat internet dimatikan dulu, setelah itu baru dibuka kembali.

Reporter : Ayu/R.L

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here