John NR Gobai : Perlu penetapan hari khusus untuk bahasa dan budaya asli Papua

TC Jayapura – Perlu ditetapkan sehari dalam sebulan atau seminggu untuk bahasa masing masing suku, memutar lagu asli papua dan seni tari asli Papua untuk Membangkitkan semangat cinta lagu dan bahasa daerah papua serta tarian asli Papua.

Menurut John NR Gobai Selaku Sekretaris II Dewan Adat Papua, bahwa mengembalikan dan membangkitkan kembali semangat cinta budaya dan seni tanah air haruslah dimulai saat ini, sebab masuknya seni dari luar pelan-pelan telah menggeser seni asli di Papua, kita bukan anti perubahan atau pengaruh luar namun jika ini tidak dicegah, maka hal ini akan membuat generasi muda kita hanyut dalam seni dan budaya baru. Misalnya, dalam hal seni suara, dikota jayapura, jika kita kemana-mana lagu yang diputarkan adalah lagu-lagu mitha talahatu, lagu-lagu ambon dan juga lagu lagu yang terdengar porno bahkan lagu lagu barat. menurut saya ini akan membuat generasi muda dan anak anak lebih tertarik dengan lagu lagu dan musik dari luar ketimbang musik dan lagu lagu papua.

Lanjutnya, “Memang kita sadari bahwa ini soal selera namun kita lihat dari sisi identitas dan kekhasan ini sangat bertolak belakang, sampai-sampai seakan kita ingin memindakan ambon ke papua, batak ke papua dan lain lain.

Menurutnya, “Dengan adanya hari tertentu dibuat kegiatan tarian asli Papua, seperti tari lemon nipis, seka komoro, pesek, di kantor kantor, sekolah dan BUMN di Papua. dan Hal yang lain adalah, perlu ditetapkan hari penggunaan bahasa daerah masing masing suku di Papua.
Dalam rangka itu perlu direvitalisasi Fungsi Dewan Kesenian tanah Papua.

“Dalam rangka itu, maka DPRP berinisiatif untuk melakukan Perubahan Perdasus No 16 Tahun 2008 tentang Pembinaan dan Perlindungan Kebudayaan Asli Papua, setelah adanya penetapan regulasi tersebut diatas saya meminta kepada para sopir angkutan umum dari manapun saudara berasal agar lebih sering memutar lagu lagu papua, saya pikir tidak sulit anda bisa membeli di pasar atau tempat menjual DVD,CD.

“Ada sebuah pengalaman menarik saya ketika berkunjung ke kantor Walikota Jayapura, saya mendengar lagu lagu asal Port Numbai disana, ini satu suasana yang bagus yang menurut saya bagus jika di semua kantor OPD ada saat saat tertentu diputar lagu lagu papua, baik akoustik maupun modern.
Sebab dalam kaitan dengan perlindungan kebudayaan papua, saya harap Gubernur Papua, Para Bupati/Walikota agar mengistruksikan kepada para sopir, Para kepala OPD, Kepala Sekolah dan Perguruan Tinggi agar ada hari hari terntu agar wajib memutar lagu lagu papua serta ada hari hari tertentu menggunakan bahasa daerah dalam komunikasi baik di kantor-kantor maupun di sekolah.

“Dalam kaitan ini pula kembali saya minta kepada Gubernur Papua agar Taman Budaya Papua segera diaktifkan sebagai Pusat Kebudayaan Papua.

(Red)
Sumber : John NR Gobai
Sekretaris II Dewan Adat Papua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here