Bersama Barang Bukti Ganja, Warga PNG Berhasil di Bekuk Polisi

Jayapura – Dit Resnarkoba Polda Papua Mepakukan penangkapan pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja an. Ian Cora alias Ian. Rabu (08/07) di Jalan Hamadi Pantai Depan Gereja Vila Delvia Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura.

Kronologis kejadian tersebut,
Pada hari dan tanggal tersebut diatas pukul 09.30 Wit Tim Opsnal Subdit 2 Dit Resnarkoba Polda Papua mendapat laporan dari masyarakat bahwa di Daerah Hamadi sering masuk warga Negara PNG yang membawa Narkotika jenis Ganja dan melakukan transaksi dikalangan masyarakat.

Setelah menerima informasi tersebut, Tim Opsnal Subdit 2 Dit Resnarkoba Polda Papua yang mendapatkan laporan tersebut langsung menuju Daerah Hamadi Distrik Jayapura Selatan, untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Selanjutnya Tim Opsnal Subdit 2 Dit Resnarkoba Polda Papua tiba di TKP, dan melakukan pemantaun di Jalan Hamadi Pantai Depan Gereja Vila Delvia, kemudian tim yang sudah mengetahui ciri-ciri pelaku langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Dari hasil penggeledahan terhadap pelaku, tim berhasil menemukan barang bukti sebanyak 39 bungkus plastik bening ukuran sedang berisikan Narkotika Jenis Ganja, 4 bungkus plastik bening ukuran besar berisikan Narkotika Jenis Ganja, 1 buah karung beras ukuran 5 Kg yang berisikan Narkotika Jenis Ganja dan 1 Unit Hp nokia warna biru.

Tim Opsnal Subdit 2 Dit Resnarkoba Polda Papua mengamankan pelaku dan barang bukti ke Kantor Dit Resnarkoba Polda Papua guna proses lebih lanjut.

Diketahui identitas pelaku Ian Cora (44), laki-laki, warga Negara PNG, Beserta barang bukti yang diamankan, 39 bungkus plastik bening ukuran sedang berisikan Narkotika Jenis Ganja, 4 bungkus plastik bening ukuran besar berisikan Narkotika Jenis Ganja, 1 buah karung beras ukuran 5 Kg yang berisikan Narkotika Jenis Ganja, 1 Unit Hp nokia warna biru.

Atas perbuatannya pelaku dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman Minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara serta denda paling sedikit Rp. 800.000.000,- ( Delapan Ratus Juta Rupiah) dan paling banyak Rp. 10.000.000.000,- ( Sepuluh Milyar).

Reporter : RK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here