Karo SDM Polda Papua Pimpin Giat Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan Taruna Akpol dan Tantama TA 2020

Jayapura – Pelaksanakan kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan Taruna-Taruni Akpol dan Tamta Polri T.A. 2020 Polda Papua, bertempat di Media Center Bid Humas Polda. Kamis, (03/07).

Hadir dalam kegiatan tersebut,
Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Aris Haryanto, S.I.K, M.Hum, Kabid Propam Polda Papua Kombes Pol. F.S Napitupulu S.I.K, Kabag Dalpers Ro SDM AKBP Gatot Suprasetya, S.I.K, Tim Seleksi Taruna/I Akpol dan Tamtama Polri.

Rangkaian kegiatan:
Pukul 10.00 Wit, Pembukaan Pelaksanaan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan Taruna-taruni Akpol dan Tamta Polri T.A. 2020 Polda Papua.

Pukul 10.15 Wit, Penandatanganan dan Pengambilan Sumpah Catar dan Tamtama.

Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Aris Haryanto, S.I.K, M.Hum dalam kesempatannya mengatakan pertama-tama marilah kita mengucapkan puji dan syukur kehadapan tuhan yang maha esa, karena hanya atas kehendak beliaulah kita bisa berkumpul dan menghadiri acara ini dalam keadaan sehat.

Selanjutnya saya sampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih Kepada Kabag Dalpers Beserta Staf, karena ditengah kesibukan tugasnya, tetap dapat menyelenggarakan acara ini dengan baik, demi suksesnya pelaksanaan rekruitment Catar Akpol dan Tamtama Polri T.A. 2020 di Polda Papua.

Para pejabat utama, panitia dan pengawas eksternal sekalian yang saya hormati, sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa permasalahan yang sering muncul dalam pelaksanaan tugas pokok Polri selama ini antara lain karena rendahnya kualitas SDM Polri, keterbatasan kemampuan dan Profesionalisme Personel Polri dalam melaksanakan tugas di lapangan, sehingga tidak mampu bersaing dengan pesatnya perkembangan situasi dan kondisi yang akhir-akhir ini terjadi di masyarakat.

Dalam situasi seperti ini kita harus melakukan berbagai terobosan yang kreatif (creative breakthrough) secara cermat, cerdas dan cepat serta dapat berpikir dengan tepat untuk menentukan tindakan yang lugas dan tegas dalam menghadapi kompleksitas persoalan yang terjadi didalam masyarakat.

Upaya peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia Polri tersebut haruslah melalui suatu proses yang terencana dan terprogram dengan kajian-kajian ilmiah yang dimulai dari roses rekruitment yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis atau betah dengan menghindarkan perilaku Korupsi, Kolusi, Konspirasi dan Nepotisme atau KKN, karena perilaku tersebut hanya akan menghasilkan personil yang bermental bobrok yang pada ujungnya akan merusak tatanan Institusi Polri yang kita cintai bersama.

Kita tentu sangat menyadari bahwa upaya peningkatan profesionalisme polri bukanlah tanpa kendala dan tantangan. Standarisasi profesionalisme polri yang mengacu pada peran polisi yang multifaset sebagai tipologi identitas peran polisi sebagaimana disebutkan didalam pasal 5 UU Kepolisian yaitu, Sebagai alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, Peran sebagai penegak hukum dan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayanan masyarakat.

Implementasi ketiga peran ini di masyarakat sering kali mengalami tumpang tindih (overlapping), dan gesekan-gesekan (frictions) yang kemudian menjadi tantangan tersendiri dalam peningkatan profesionalisme polri.

Sebagai tindak lanjut dari upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Polri tersebut, Kapolri juga telah mengeluarkan kebijakan guna percepatan implementasi Reformasi Polri sebagai institusi yang dipercaya sebagai pelopor revolusi mental bangsa dengan membantuk tim saber pungli serta pelibatan pengawas eksternal dan internal dalam pelaksanaan rekruitment Anggota Polri guna meningkatkan mutu pelayanan dibidang rekruitmen sehingga dari proses yang bersih diharapkan akan menghasilkan calon anggota polri yang berkualitas serta clear and clean bersih dan tanpa masalah atau zero complain, sehingga dengan demikian kita mampu menempatkan institusi polri sebagai institusi yang terpercaya sebagai pelopor revolusi mental dan penggerak tertib sosial diruang publik.

Para pejabat utama dan peserta sekalian, tahun 2020 ini kita sudah berada Tahap III dari Grand Strategi Polri yaitu tahap Strive For Excellence, dimana pada tahap ini Polri harus mampu mewujudkan harapan masyarakat, yaitu “Polri Yang Dipercaya, Memberikan Pelayanan Prima, Zero Complain, Menjadikan Polri Unggul Dan Professional Berlandaskan Revolusi Mental”.

Sebagai tindak lanjut kebijakan polri tersebut maka telah disusun rencana aksi dalam Renstra Polri 2016-2020 yang di titik sentralkan pada pembangunan kemampuan pelayanan publik yang unggul (Strive For Excellence), rencana kerja SSDM Polri, dan rencana aksi Quick Wins SSDM Polri, maka dalam rangka peningkatan penguatan fungsi SDM Polri, dengan memperhitungkan perkembangan aspek kehidupan sesuai Siklus Bin SDM maka perlu ditindaklanjuti dalam suatu langkah nyata diantaranya adalah pelaksanaan rekruitmen yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis (betah), sejalan dengan perkembangan lingkungan strategic melalui proses rekruitmen kreatif yang lebih efisien dan efektif melalui kegiatan penerimaan yang terpadu.

Sebelum saya mengakhiri sambutan ini saya ingin menyampaikan beberapa penekanan sebagai berikut pertama kuatkan komitmen Polri untuk melahirkan personel Polri yang berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan serta integritas.

Laksanakan proses Rekrutmen Personel Polri dengan tetap berlandaskan prinsip betah, sehingga mendapatkan calon yang lebih berkualitas dan hilangkan budaya korupsi, kolusi, konspirasi dan nepotisme.

Jabarkan kebijakan pimpinan melalui SOP yang jelas sehingga tidak ada keraguan bertindak dalam prosesnya. Buka akses bagi semua pihak, terutama para pengawas eksternal dan internal sebagai implementasi prinsip betah dan anti k3n, kecuali mengenai hal-hal yang sifatnya rahasia terutama tentang hak privasi peserta rekruitmen.

Jangan memberikan statement kepada media ataupun masyarakat tentang hal-hal yang belum jelas sumbernya agar tidak menyebabkan kebingungan dari semua pihak.

Tingkatkan kerjasama dan kordinasi antar sesama panitia dan para pengawas guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Selanjutnya saya ucapkan selamat bekerja, semoga kita dapat berikan yang terbaik bagi Polri Polda Papua dan Tanah Papua ini. Demikian sambutan saya semoga semua niat dan usaha baik kita akan mendapatkan hasil yang baik pula.

Pukul 10.40 wit, seluruh rangkain Pelaksanaan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan Taruna/I Akpol dan Tamta Polri T.A. 2020 Polda Papua telah selesai.

TC//Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here