Kapolres Mimika Hadiri Rapat Evaluasi Pencegahan Pengendalian dan Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Mimika

Jayapura – Kapolres Mimika hadiri rapat evaluasi pencegahan, pengendalian dan penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) New Normal di Kabupaten Mimika, bertempat di Room Hotel Grand Mozza, Jalan Cendrawasih Sp 2, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika. Kamis, (03/07).

Kegiatan dipimpin oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng,SE.MH dan dihadiri oleh Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata,SIK dan Forkopimda Mimika serta tamu undangan.

Kegiatan dimulai diawali dengan doa oleh Kepala Inspektorat Yulianus M. Sasarari dan dilanjutkan dengan penyampaian Kepala Dinas Kesehatan Reynold Ubra bahwa kumulatif kasus Covid-19 telah mencapai 933 kasus. Dari semua kasus ini pasien yang sembuh sebanyak 325.

Kita juga wajib bersyukur karena angka kematian hingga saat ini hanya 6 orang, Timika saat ini berada pada angka produktif yang sebelumnya 0,7 sekarang naik menjadi 1%, Hal ini karena ada penambahan 15 kasus positif.

Respon masyarakat terhadap kebijakan Pemerintah yang selama ini telah dilaksanakan yaitu mereka sangat kooperatif, hal ini karena masyarakat banyak mengakses media sosial untuk mendapatkan informasi terkait informasi seputar penyebaran dan penanganan Covid-19.

Masyarakat sangat mendukung Tim Gugus Covid-19 dan berharap agar jika new normal ini diterapkan maka sangksi juga harus diterapkan, kami sebagai orang kesehatan akan tetap melaksanakan tugas kami semaksimal mungkin dan semoga pandemi ini cepat berlalu.

Direktur RSUD Mimika dr. Antonius Pasullu mengatakan bahwa hingga tanggal 01 Juli 2020, untuk RSUD merawat sebanyak 164 pasien positif dan sekarang tinggal 9 orang pasien positif yang dirawat. Yang berada di shalter sebanyak 10 orang, isolasi mandiri 12 orang dan pasien sembuh sebanyak 131 pasien yang sembuh. Melihat angka tersebut maka RSUD optimis untuk tetap melakukan usaha yang terbaik.

Gensup Government Relation PT. FI Hary Joharsyah mengatakan bahwa hingga saat ini kasus kumulatif sebanyak 216, sembuh 185 orang, meninggal 4 karena memiliki penyakit penyerta serta usia yang sudah lanjut. Yang dirawat saat ini 27 orang akan tetapi tidak dirawat di RS melainkan ditempatkan di barak-barak isolasi.

Kami akan tetap mengikuti segala kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Kami juga selalu meningkatkan sosialisasi terkait sosial distencing. Dan PT. FI sudah mengeluarkan kebijakan agar ke depan nanti cutinya akan diperpanjang (3 bulan kerja 1 bulan cuti).

Bupati Mimika Eltinus Omaleng,SE.MH dalam kesempayannya mengucapkan terimakasih banyak kepada Tim Medis yang tetap semangat dalam memberikan pelayanan kepada pasien Covid-19 dan mengalami banyak kesembuhan. Juga kepada semua unsur saya ucapkan terimakasih karena selalu komitmen untuk bekerjasama guna berperang melawan Covid-19.

Saya menghimbau kepada kita semuanya agar jangan terlalu takut dengan keadaan seperti ini. Memang tidak bisa kita pungkiri bahwa Covid-19 ini ada dan nyata, akan tetapi kita tidak boleh panik dan tetap berpedoman pada protokol kesehatan sehingga kita semua dapat selamat dari pandemi ini.

Dalam penerapan New Normal ini masyarakat semuanya pasti menginginkan agar beraktivitas seperti biasa akan tetapi kita juga harus selalu menghimbau agar tetap mematuhi protokoler kesehatan. Yang perlu saya pertegas di sini bahwa wajib diperketat penjagaan pada pintu masuk seperti Bandara dan Pelabuhan.

Untuk sekolah belum bisa beroperasi dan tetap melaksanakan belajar dari rumah sambil menunggu perubahan lebih lanjut. Akan tetapi proses pendaftaran harus tetap dilaksanakan dan wajib memperhatikan hal-hal teknis, untuk THM juga belum bisa beroperasi dan menunggu hingga keadaan lebih baik lagi.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata,SIK dalam kesempatannya mengatakan bahwa perlu untuk meningkatkan proses penyaluran BLT sehingga lebih tepat sasaran sehingga tidak menimbulkan persoalan di masyarakat.

Perlu ada pengawasan khusus pada bandara dan pelabuhan agar memastikan seluruh penumpang yang masuk itu betul-betul negatif dan sudah sesuai dengan protokol Kesehatan, kita pahami bahwa New Normal bukan berarti semuanya sudah bebas beraktivitas akan tetapi wajib mengikuti protokol kesehatan.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob dalam kesempatan nya mengatakan, saya sangat sepakat dengan apa yang telah disampaikan oleh Bupati dan Kapolres dimana New Normal bukan berarti semuanya sudah bebas beraktivitas.

Akan tetapi ada ketentuan aturan yang wajib dipatuhi bersama, terkait bandara ini sekarang flight 2 kali seminggu, mungkin ke depan kita akan tingkatkan menjadi 3 kali seminggu akan tetapi juga kita tingkatkan pengawasan.

Hal ini juga untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat untuk semua penumpang yang masuk mungkin sesekali kita juga harus melakukan rapid test secara random untuk memastikan bahwa semuanya tetap dalam kondisi sehat. Saya ingatkan kembali bahwa kita tidak boleh merasa tenang dan lengan dengan keadaan sekarang akan tetapi kita tetap antisipasi agar tidak ada muncul gelombang berikutnya.

TC//Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here