Kepala Distrik Kwesefo Bagi 100 paket Sembako Kepada Warga Terdampak COVID-19

Tambrauw – Tim Satuan Tugas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tambrauw melalui Distrik Kwesefo, melaksanakan sosialisasi di 9 Kampung dan membagikan, 100 paket sembako ke warga di dua kampung terdampak COVID-19

Kepala Distrik Kwesefo, Sickho Yesnath membagikan 100 paket sembako ke dua kampung secara langsung ke rumah-rumah warga terdampak virus corona (COVID-19) yang membutuhkan.

Sickho di Tambrauw, Senin (22/06) mengatakan pembagian sembako tersebut berdasarkan data yang sudah ada di masing-masing kepala kampung. Sembako diberikan kepada masyarakat yang memang belum mendapat bantuan dan benar-benar membutuhkan, sedangkan untuk tujuh kampung lainnya akan menyusul.

“Pada minggu kemarin, kami bersama Tim Satgas yang terdiri dari dua aparat Keamanan Anggota TNI dan Polri, antara lain satu anggota Kepolisian dari Polsek Sausapor atas nama Alfred Nebore dan satu anggota Kodim 1010 Sausapor atas nama Darius Nefreiser, beserta kepala kepala kampung langsung kami datangi ke rumah-rumah warga untuk membagikan sembako,” katanya.

Tak hanya sosialisasi, kata dia, pihaknya juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga di dua Kampung, yang telah ikut serta dalam sosialisai tersebut, dan secara langsung menerima sembako oleh masing-masing Kepala Kampung yakni Kampung Kranfotsu, dan Kampung Syau, dari Pemerintah Kabupaten Tambrauw melalui tim gugus tugas covid-19, saya selaku kepala distrik di wilayah tersebut menyerahkan bantuan secara simbolis.

Ia berharap masing-masing Kepala Kampung dapat membagi sembako tersebut itu secara baik bagi kepentingan masyarakatnya.

“Sejalan dengan imbauan tim gugus tugas, sosialisasi pencegahan covid-19 serta sembako yang diterima ini sebagai bekal bagi masyarakat untuk kembali ke kebun mereka untuk mengelolah sumber daya dan potensi alam yang dimiliki,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kampung kranfotsu, mengatakan, bantuan sembako yang telah diterima, telah disalurkan kepada warga masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sicho menambahkan, untuk sosialisasi akan dilakukan lagi ke tujuh kampung di wilayah Distrik Kwesefo yang sebelumnya sudah kami agendakan.

“Masyarakat sebelum mendapat informasi langsung dari pemerintah, masih agak ragu untuk kembali mengelola sumber daya alam mereka, sekarang masyarakat lebih bersemangat untuk kerja di kebun termasuk kelompok tani yang ada di kampung ini.

Reporter : Jefri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here