Gugus Tugas Covid-19 Nabire, Tepis Isu Miring Terkait Penetapan Pasien Positif Covid-19

Nabire,- Menyikapi banyaknya isu-isu hoax yang tidak bertanggung jawab bahwa penetapan pasien positif maupun penanganan covid-19 yang di lakukan tim gugus tugas covid-19 Nabire, Tim Gugus Tugas Covid-19 Nabire yang di pimpin penanggung jawab gugus tugas Nabire melakukan jumpa pers di Guest house senin sore 22 Juni 2020.

Dalam kesempatan ini Direktur BLU RSUD Nabire dr. Andreas Pekey, Sp.PD yang juga selaku Tim gugus tugas bagian penanganan menyatakan seseorang mengidap atau terpapar virus covid-19 merupakan tanggung jawab moral besar di atas sumpah seorang tenaga medis sehingga menentukan seseorang memiliki covid-19 atau tidak itu tidak serta merta atau tidak seenaknya. (22/06/20)

“Tidak karna titipan atau sebagainya,kalau positif kita nyatakan positif begitu juga negatife. Jelasnya

“Ketika kami menetapkan itu tidak sembarang jadi kami memeriksa, ketika di ambil dahaknya karena virus itu ada di sekitar tenggorakan, ketika kita ambil kalau virus itu ada kita nyatakan positif melalui tes molekuler. Bebernya

Dr. Andreas menjelaskan RSUD Nabire sudah memiliki alat Tes Cepat Molekuler (TCM) jadi alat tersebut memeriksa lebih kecil lagi di tingkat melekul, tes cepat molekuler ini bisa memastikan ada bagian inti atau bagian tambahan lainya termaksud virus ini memiliki dinding.

“apakah kami RSUD yang menentukan positif atau tidak sudah ada patokonya dari pusat jadi kami melihat suatu hasil kami membandingkan dengan patokan yang sudah ada. Terangnya

“Jadi untuk menentukan seseorang positif tidak seenaknya dan tidak sembarang karena konsekuensinya pasien harus di isolasi,pasien harus di berikan obat,pasien di karantina, pasien bisa stress dan lain sebagainya. Pungkasnya (Adm/Ab)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here