Petrus Badokapa : Pelantikan Ketua Definitif DPRD Deiyai Harus Dilaksanakan di Deiyai

Deiyai – DPR kabupaten Deiyai segera akan punyai pimpinan definitif. Pelantikan unsur pimpinan pada lembaga legislatif Deiyai tersebut disampaikan Ketua DPR Sementara, Petrus Badokapa. Kata dia, sudah enam bulan DPR Deiyai berjalan dengan pimpinan sementara. Sehingga, sudah saatnya DPR Deiyai miliki unsur pimpinan yang lengkap.

Sejak dilantik, Petrus Badokapa didapuk sebagai pimpinan DPR sementara. Badokapa mengatakan dirinya telah berkordinasi dengan pemerintah kabupaten Deiyai untuk acara pelantikan tersebut.

“Kami (DPR dan Pemda Deiyai) telah sepakat. Pelantilkan pimpinan DPR akan dilaksanakan tanggal 19 Juni 2020 (lusa : Jumat),” katanya di Waghete, Deiyai, (17/06/20)

Informasi tersebut disampaikan guna menampik isu yang sedang beredar ditengah kalangan warga bahwa pimpinan DPR Deiyai akan dilantik di Nabire.

“Saya mau sampaikan bahwa, saya bersama seluruh anggota DPR Deiyai dipilih oleh warga Deiyai. Warga dan alam saya ada di Deiyai. Maka itu, saya bersama kedua wakil ketua DPR Deiyai harus dilantik di Deiyai,” tegas Badokapa

Kata Badokapa dirinya telah nyatakan sikap bersama seluruh anggota DPR kabupaten Deiyai untuk pelantikan unsur pimpinan yang definitif harus dilaksanakan di Waghete.

Sebelumnya, pemerintah kabupaten Deiyai telah menawarkan untuk melaksanakan pelantikan unsur pimpinan di Nabire. Namun, dirinya bersama seluruh anggotanya telah menolak hal itu.

Badokapa meminta agar kedepan, tidak lagi menggelar kegiatan-kegiatan dinas apapun di luar kabupaten Deiyai.

Untuk pelantikan tersebut, kata Badokapa, dirinya telah sampaikan kepada pemerintah kabupaten Deiyai dan pimpinan pengadilan tinggi Nabire sebagai pihak yang berwajib dalam melantik legislatif.

Untuk diketahui, dalam kontestasi pemilihan dewan perwakilan rakyat (DPR) kabupaten Deiyai pada tahun 2019 lalu, tiga partai yang telah menjadi pemenang, diantaranya; Partai HANURA disusul lagi Partai Perindo dan terakhir Partai PKB.

Sehingga, dari ketiga Partai itu masing-masing mengusulkan para calon legislatif yang telah meraih suara terbanyak. Petrus Badokapa dari Partai HANURA. Dirinya telah didapuk sebagai pimpinan DPR untuk memimpin lembaga legislatif hingga tahun 2024. Partai Perindo mengutus Demianus Agapa akan dilantik sebagai wakil ketua I DPR Deiyai. Sementara itu dari Partai PKB, mengutus Markus Mote yang nantinya akan menjabat sebagai wakil ketua II.

Sejak dilantik pada 29 Desember 2019 lalu, selama 6 bulan DPR kabupaten Deiyai dijalankan oleh pimpinan sementara. Sejumlah tugas yang telah dipercayakan kepada pimpinan sementara telah dilakukan. Mulai dari orientasi, pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) dan sejumlah tugas lain. Salah satu tugas lainnya adalah persiapan pelantikan pimpinan DPR definitif.

TC-tim//Akbar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here