Warga Mabilabol di Hebohkan Dengan Penemuan Seorang Wanita Gantung Diri

OKSIBIL – Warga Mabilabol dihebohkan dengan temuan seorang wanita meninggal dalam kondisi gantung diri. Setelah menerima Laporan Warga, Personel Polres Pegunungan Bintang mendatangi TKP dimana ada Seorang warga meninggal dengan cara Gantung diri di Kampung Mabilabol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. sabtu, (13/06).

Menurut keterangan suami Korban (Maikel Uropmabin) saat di mintai keteranganya mengatakan bahwa pada hari ini telah di temukannya Istri korban An. Nensi Bitdana (21) meninggal gantung diri di Kampung Mabilabol. Suami Korban menyampaikan bahwa sebelumnya korban, pada hari Jumat tgl 12 Juni 2020, pukul . 07.00 Wit, Korban pergi mengambil kayu bakar di hutan namun korban tidak juga kembali kerumah.

Kapolres Pegunungan Bintang Polda Papua AKBP Ferdyan Indra Fahmi, S. I. K melalui Kabag Ops Polres Pegunungan Bintang AKP L. Guruh Perwira Negara, S.I.K membenarkan adanya laporan dari masyarakat tentang orang yang meninggal gantung diri di Kampung Mabilabol, distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Kemudian setelah mendapat informasi tersebut Personel Polres pegunungan Bintang yang di Pimpin langsung oleh Kabag Ops bersama masyarakat langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan dilakukan penanganan terhadap jenazah Korban sesuai Protokol kesehatan dan langsung di bawa ke RSUD Oksibil guna dilakukan tindakan medis terhadap jenazah korban.

Adapun hasil Visum Et Repertum (VER) Korban Gantung diri tersebut dinyatakan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan, hal ini dikuatkan dengan pada saat ditemukan di TKP posisi lidah korban dalam keadaan lidah terjulur,” hal ini merupakan tanda-tanda umum yang terjadi pada Korban Gantung diri,” jelasnya.

Lanjut Kabag Ops Polres Pegunungan Bintang, bahwa dari pihak keluarga korban Etius Uopdan laki-laki(43) datang melapor kepada Anggota Penjagaan Polres Pegunungan Bintang untuk menuntut kepada suami korban di karenakan suami korban telah menikah lagi dengan perempuan lain.

“Untuk sementara dugaan dari motif korban melakukan gantung diri dikarenakan merasa kecewa terhadap suami korban karena telah menikah dengan perempuan lain dan selama 2 (dua) tahun pernikahan dengan korban tidak meninggalkan harta keluarga.

“Dari hasil olah TKP dan hasil VER korban, penyidik menyatakan bahwa kasus tersebut diatas adalah murni gantung diri tidak ada unsur lainnya.
Namun demikian dari pihak Kepolisian tetap melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya Oknum maupun kelompok yang dapat memanfaatkan momen tersebut guna membuat situasi Kamtibmas menjadi tidak kondusif,” tegas Kabag Ops Polres Pegunungan Bintang.

TC-tim//Alfaris PG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here