Sempat Kabur Dari RS Bhayangkara, Satu Orang Pasien Covid-19 di Amankan Polisi

Jayapura – Personil gabungan berhasil mengamankan Satu Orang Pasien Covid-19 an. Erol Menanti yang sempat kabur dari RS Bhayangkara, pasien tersebut ditemukan di rumah keluarganya yang berada di Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura. Kamis, (11/06).

Adapun Kronologis Penangkapan tersebut,
Pada hari Kamis tanggal 11 Juni 2020 Pukul 17.36 WIT, tim gabungan menerima informasi dari masyarakat bahwa salah satu Tahanan Covid-19 yang sempat kabur dari Rs Bhayangkara berada di Daerah Kertosari, Distrik Sentani Barat.

Setelah mendapat informasi tersebut personil gabungan bersama URC Covid-19 langsung mendatangi tempat yang di maksud untuk mengamankan tahanan.

Tim gabungan bersama URC Covid-19 tiba Daerah Kertosari, Distrik Sentani Barat tepatnya di rumah keluarga, dan langsung mengamankan tahanan. Selanjutnya tim gabungan membawa tahanan tersebut ke Rs. Bhayangkara untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Untuk diketahui bahwa pada hari Rabu tanggal 10 Juni 2020 pukul 12.30 Wit. 4 orang tahanan Covid-19 melarikan diri dengan cara membobol teralis jendela ruangan rumah sakit Bhayangkara.

Identitas tahanan yang melarikan diri, Melfin Numberi alias Efin (telah ditangkap), Israel Welem Torati (telah ditangkap), Herol Siko Menanti (telah ditangkap), Maxi l. Windey (belum ditangkap).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH, melalui Pers rilisnya menyayangkan terhadap 4 tahanan yang melarikan diri, karena mereka dalam perawatan di rumah sakit, jangan sampai virus tersebut menyebar ke seluruh keluarga, rekan-rekan, sahabat dan saudara. Disisi lain pemerintah tengah gencar-gencarnya memutus penyebaran Covid-19.

Kabid Humas menjelaskan, saat melakukan penangkapan terhadap tahanan, tim menggunakan APD lengkap karena tahanan yang kabur merupakan pasien Covid-19 di RS. Bhayangkara.

Sampai dengan saat ini personil gabungan telah mengamankan 3 dari 4 orang tahanan Covid-19 yang melarikan diri dari Rumah Sakit Bhayangkara. Satu tahanan yang belum ditangkap juga merupakan pasien Positif Covid-19, keberadaan tahanan tersebut diluar sangat meresahkan dan mengancam jiwa masyarakat lainnya karena dapat menyebarkan virus Covid-19. Untuk itu dihimbau kepada kepada seluruh masyarakat yang mengetahui keberadaan 1 tahanan agar dapat menghubungi Pos-pos Polisi terdekat guna dilakukan penanganan lebih lanjut.

TC-tim//Bid-Humas Polda Papua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here