Rapat Koordinasi Bidang Ketertiban, keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Covid-19 di Papua

TIFACENDERAWASIH.com, Jayapura – Pada hari Sabtu tanggal 9 Mei 2020 pukul 10.00 Wit bertempat di Kantor BPBD Kota Jayapura Jalan Entrop Distrik Jayapura Selatan telah dilaksanakan rapat Koordinasi Bidang Ketertiban, Keamanan Dan Penegakan Hukum Satgas Corona Virus-2019 (Covid-19) Papua. Pembahasan Rapat itu sendiri mengenai Pelaksanaan Kebijakan SKB Sosial Distancing IV.

Hadir dalam kegiatan yakni Ketua Harian Tim Satgas Pencegahan COVI-19 Pro. Papua Welliam R. Manderi,SIP., M.Si, Sekretaris Tim Satgas Pencegahan Covi-19 Bapak Musa Isir, Dir Samapta Polda Papua Kombes Pol Sondang Siagian selaku Kasatgas Aman Nusa II Tahun 2020), Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol M. Nasihin, Dir Reskrimum Polda Papua Kombes Pol Kolestra Siboro S.H, Kabag Bin Ops Biro Ops Polda Papua AKBP Aris Rusdiyanto SIK, Msi dan Kasatpol PP Kota Bapak Muksin.

Ketua Harian Satgas (Kasatpol PP & PBD) Provinsi Papua mengatakan sesuai petunjuk Wakil Gubernur dan Kapolda Papua untuk segera menindaklanjuti pasca Nota Kesepakatan III tanggal 5 Mei 2020 untuk menindaklanjuti dari kesehatan, dampak termasuk penegakan kebijakan Nota Kesepakatan.

Dalam tindakan perlu sinergitas antara Polri, TNI dan Satuan Pol PP di Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Provinsi mengingat angka kasus covid-19 masing tinggi maka perlu dilakukan langkah – langkah untuk menindaklanjuti kebijakan nota kesepahaman Forkompimda, dan hasilnya akan disampaikan ke Pangdam XVII Cenderwasih dan Kapolda Papua. Mengingat masih belum dilaksanakan sepenuhnya oleh masyarakat dengan masih banyaknya pergerakan aktivitas.

Direktur Samapta Polda Papua dalam kesempatannya mengatakan perlu adanya dasar kesepakatan Forkompimda khususnya point 6 (Satgas Covid-19 dapat berkoordinasi dengan Kab/Kota dengan dukungan Polri dan TNI untuk penutupan, bubarkan pengumpulan dan penegakan hukum. Kebijakan Pemerintah tentang pengecualian tempat bisnis yang prioritas yang diperboleh buka dan dipilah obyeknya seperti apotik dan bahan sembako.

Daerah prioritas tingkat masyarakat dengan kerumunan masyarakat dengan kerumunan masa tinggi, Kebutuhan sembako sudah mulai didistribusi sehingga pertegas tinggal dirumah dapat dilaksanakan, Pengerahan sumber daya yang akan dimobilisasi baik personil maupun alat dan Pola penanganan masyarakat harus terus diingatkan dengan membuat timeline hingga 4 juni 2020.

Direktur Reskrimum Polda Papua dalam kesempatannya mengatakan sasaran harus ditentukan, tempat, dan Kota Jayapura sebagai wajah Provinsi wajib melaksanakan disiplin dan kebijakan yang seragam. Perlunya memberikan konpensasi cash money kepada masyarakat yang terdampak langsung dari kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Hal yang penting bagaimana menyakinkan masyarakat dengan tinggal dirumah adalah hal yang utama dalam pemutusan mata rantai penularan dan perlengkapan petugas yang melaksanakan kegiatan harus diikuti dengan SOP.

Kasatpol PP Kota dalam kesempatannya mengatakan hasil rapid test dan PCR ditemukannya kasus reaktif dan positif covid-19 kebijakan Walikota menutup Pasar Hamadi dan karantina wilayah di sekitar Hamadi. Penyebab tingginya angka penularan adalah masyarakat tidak disiplin dengan menggunakan masker, stay home, physical distancing, rumah makan diharapkan tidak makan ditempat.

Lokasi prioritas yakni terminal entrop, pasar sentral hamadi, pasar ikan, mall jayapura, jalan Irian depan Yasmin, kelapa dua entrop, saga mall, Mega mall, pasar yoteva, jalan baru tembus pasar lama, terminal ex expo, Topas, lingkaran abe, tempat pariwisata (Hamadi, Base G).

Perlunya mendirikan chek point untuk pembatasan, gunakan ID Card dan surat tugas untuk petugas. Serta melakukan koordinasi antar Kabupaten dan kota dan diambil alih oleh Provinsi.

Sumber: Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH.

TC//team

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here