Viral Dimedsos, Ketiga Pelaku Pencurian di Bread Take Nabire Berhasil Dibekuk Polisi

TIFACENDERAWASIH.com, Nabire – Pencurian yang terjadi di Toko Roti Bread Take pada tanggal 16 April 2020 minggu lalu, para pelaku berhasil ditangkap Polisi Satuan Reskrim Polres Nabire.

Hal ini dibenarkan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire saat Konferensi Pers berlangsung siang tadi di halaman Sat Reskrim Polres Nabire. Rabu,(22/04/2020).

“Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 15 – K / IV / 2020 / Papua / Res-Nabire, tanggal 16 April 2020 tentang “PENCURIAN”, Polres Nabire yakni Sat Reskrim berhasil mengungkap 3 pelaku pencurian di toko roti Bread Take, di Jalan Samratulangi, Kelurahan Oyehe, Kabupaten Nabire, “ungkap Kasat Reskrim Polres Nabire AKP Dionisius V.D.P Helan, SIK.

Hadir dalam kegiatan Konferensi Pers Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho T, SIK, Kabag Ops Kompol Samuel D. Tatiratu, SIK, Para Personel Sat Reskrim Polres Nabire dan awak media Kabupaten Nabire.

Ketika konferensi pers berlangsung, Kasat Reskrim AKP Dion (sapaan) mengatakan bahwa modus 3 pelaku tersebut awalnya kedua pelaku berboncengan menggunakan motor Honda Beat warna biru putih PA 6946 KB menyusuri Jalan Samratulangi.

Setelah di depan toko roti Bread Take kedua pelaku melihat Pintu rumah (lantai 2) tidak tertutup kemudian pelaku memarkir motor di depan Gereja mengarah toko untuk memantau situasi disekitar.

“Kemudian pelaku RBA naik kebahu Pelaku ASS lalu memanjat tiang kanopi setelah pelaku RBA sudah diatas atap Kanopi pelaku ASS juga ikut memanjat, “terang Kasat Reskrim.

Setelah kedua pelaku sampai di lantai 2 kemudian pelaku RBA masuk kedalam rumah untuk mengambil 4 buah Hanphone milik korban sedangkan pelaku ASS hanya memantau situasi diluar toko.

“Pada hari Jumat (17/04) pukul 23.30 wit, RBB menjual 2 buah Hp yaitu 1 buah Hand Phone OPPO A3.S Warna ungu dan 1 buah Hand Phone SAMSUNG J7 FREM Warna Silver kepada pelaku FD seharga Rp. 200.000, selanjunya ia jual Hand Phone tersebut dengan harga Rp. 200.000 1 (satu) Hand Phone dan 1 Hand Phone ia gunakan sendiri sedangkan 2 buah Hand Phone Pelaku RBB dia Jual sendiri, “kata Kasat Reskrim.

Pelaku ASS ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire pada hari Senin (20/04) sekitar pukul 12.30 wit di Pantai Sanoba, Kelurahan Siriwini, Kabupaten Nabire.

Kemudian pelaku RBA ditangkap Pada hari Selasa (21/04) sekitar pukul 12.00 wit di Jalan Ampera (Auri), Kelurahan Karang Mulia, Kabupaten Nabire. Pelaku ketiga FD ditangkap pukul 13.00 wit di Jalan Frans Kaisepo, Kelurahan Nabarua, Nabire.

Barang bukti yang diamankan oleh Sat Reskrim Polres Nabire :
a.1 buah HP OPPO A3s Warna Ungu
b.1 buah HP OPPO A1k Warna Merah
c.1 buah HP Relmi C2 Warna Biru
d.1 buah HP Samsung J7 Prem Warna Silver.

“Pasal yang dilanggar oleh pelaku ASS dan RBA, Pasal 363 ayat (1 ) ke-4 dan ke-5 KUH Pidana dengan ancaman Hukuman 7 tahun penjara dengan denda Paling banyak sembilan ratus ribu rupiah. Pencurian dilakukan oleh dua Orang atau lebih atau bersekutu. Untuk masuk ketempat melakukan pencurian dilakukan dengan cara memanjat,” tutur Kasat.

Sedangkan FD disangkakan Pasal 480 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dengan denda sembilan ratus rupiah. Membeli barang yang patut diduga dari hasil kejahatan. Mengambil keuntungan dari hasil sauatu benda dari hasil kejahatan.

“Ketiga pelaku pencurian merupakan residivis. Masih menjalani Asimilasi dari Lapas kelas 2B Nabire, “tutup Kasat Reskrim AKP Dion.//TCteam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here